Home Lifestyle 10 Tips Menjawab Pertanyaan saat Interview Kerja agar HRD Terpikat dan Lolos Seleksi
Lifestyle

10 Tips Menjawab Pertanyaan saat Interview Kerja agar HRD Terpikat dan Lolos Seleksi

Bagikan
Ilustrasi interview kerja-Unsplash/ Resume Genius
Bagikan

finnews.id – Interview kerja menjadi salah satu tahap paling krusial dalam proses rekrutmen. Banyak kandidat gagal bukan karena kurang kompeten, tetapi karena belum tahu cara menjawab pertanyaan dengan tepat.

Agar kamu bisa tampil maksimal di hadapan pewawancara, berikut 10 tips menjawab pertanyaan saat interview kerja yang bisa membantumu mencuri perhatian HRD dan meningkatkan peluang diterima kerja.

1. Pahami Profil dan Budaya Perusahaan

Sebelum datang ke wawancara, pelajari visi, misi, dan nilai perusahaan. HRD akan menilai apakah kamu cocok dengan budaya kerja mereka.

Contoh jawaban bisa dikaitkan dengan visi perusahaan, seperti “Saya tertarik karena perusahaan ini menekankan inovasi dan kolaborasi, dua hal yang sesuai dengan nilai kerja saya.”

2. Kenali Pertanyaan Umum Interview

Pertanyaan seperti “Ceritakan tentang diri Anda” atau “Apa kelebihan dan kekurangan Anda?” sering muncul.
Latih jawabanmu agar terdengar natural, bukan seperti menghafal.

3. Gunakan Teknik STAR (Situation, Task, Action, Result)

Saat menjawab pertanyaan berbasis pengalaman, gunakan metode STAR agar jawabanmu lebih terstruktur.

Contoh: “Dalam proyek terakhir, saya bertanggung jawab meningkatkan penjualan (Task)… saya membuat strategi promosi digital (Action)… hasilnya penjualan naik 25% (Result).”

4. Tunjukkan Antusiasme dan Keingintahuan

Jangan hanya menjawab; ajukan juga pertanyaan balik seperti,

“Bagaimana perusahaan menilai kesuksesan di posisi ini?”
Ini menunjukkan kamu benar-benar tertarik dengan peran tersebut.

5. Kendalikan Bahasa Tubuh

Kontak mata, postur duduk tegak, dan senyum ringan memberi kesan percaya diri dan profesional.

6. Jawab Pertanyaan “Kelemahan” dengan Cerdas

Jangan bilang kamu perfeksionis tanpa konteks. Pilih kelemahan nyata tapi tunjukkan usaha memperbaikinya.
Misal: “Saya dulu sering menunda pekerjaan, tapi sekarang saya gunakan aplikasi manajemen waktu agar lebih disiplin.”

7. Tunjukkan Kemampuan Problem Solving

HRD menyukai kandidat yang mampu berpikir kritis. Saat diberi studi kasus, jelaskan logika dan alasan di balik keputusanmu.

Bagikan
Artikel Terkait
LifestyleReligi

Rahasia Dibalik Pantun Malam Nishfu Sya’ban: Bisa Bawa Keberuntungan Sampai Ramadhan!

finnews.id – Pantun Sambut Ramadhan: Nada Manis Kesenian Lisan yang Mengisi Udara...

Kabar Baik! BPW Indonesia & RS Siloam Siapkan 25.000 Kuota Screening Kanker Payudara Gratis
Lifestyle

KABAR BAIK! BPW Indonesia dan RS Siloam Siapkan 25.000 Kuota Screening Kanker Payudara Gratis

finnews.id – Kanker payudara masih menjadi momok menakutkan sekaligus penyebab kematian tertinggi...

Lifestyle

Bandwagon Effect: Fenomena Ikut-Ikutan dalam Psikologi Sosial

finnews.id – Bandwagon Effect: Ketika Pilihan Publik Dibentuk oleh Arus Mayoritas Fenomena...

Lifestyle

Bukan Sekadar Ikut-Ikutan, Ini Alasan Remaja Sulit Lepas dari Tren

finnews.id – Kenapa Remaja Gampang Ikut Tren? Remaja sering kali menjadi kelompok...