Home Lifestyle Berapa Kali Minyak Goreng Aman Dipakai Ulang? Ini Penjelasan Ahli
Lifestyle

Berapa Kali Minyak Goreng Aman Dipakai Ulang? Ini Penjelasan Ahli

Penggunaan minyak goreng

Bagikan
Bagikan

Vella menegaskan penggunaan minyak goreng secara berulang tidak hanya mempengaruhi kualitas serta nilai gizi pada makanan, tapi juga dapat menyebabkan terjadinya oksidasi. Reaksi oksidasi yang terjadi pada minyak goreng dapat membuat warna makanan kurang menarik, berbau tengik, rasanya tidak enak, serta dapat merusak beberapa vitamin dan asam lemak esensial yang terkandung di dalam minyak.

“Selain itu reaksi oksidasi juga dapat memicu terbentuknya radikal bebas yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan sel dan jaringan tubuh ketika kita mengkonsumsi makanan yang diolah menggunakan minyak goreng bekas,” katanya.

Vella juga menjelaskan bahwa risiko kolesterol pada minyak yang digunakan berulang juga sangat tinggi. Ia juga menyebutkan bahwa kandungan asam lemak trans dalam minyak dapat meningkat, biasa ditandai dengan perubahan warna minyak menjadi cenderung menghitam.

Berikut ini beberapa tips aman menggunakan kembali minyak goreng seperti dikutip dari Eating Well.

1. Gunakan suhu yang lebih rendah

Suhu ideal untuk menggoreng adalah antara 175-190°C. Hindari memanaskan minyak hingga melewati titik asapnya, karena hal ini mempercepat kerusakan dan menghasilkan senyawa berbahaya. Uap dari minyak yang terlalu panas juga dapat berisiko bagi saluran pernapasan.

2. Pilih jenis minyak yang tepat

Minyak dengan lemak tak jenuh ganda tinggi, seperti minyak kedelai atau bunga matahari, lebih cepat rusak dibanding minyak dengan lemak jenuh tinggi seperti minyak kelapa.

Untuk menggoreng dalam, pilih minyak yang tahan panas dan netral seperti minyak kacang, alpukat, dedak padi, sawit, sayur, kanola, atau safflower. Jika disaring dan disimpan dengan benar, minyak ini dapat digunakan 3-4 kali, tergantung jenis makanan yang digoreng.

3. Tambahkan minyak baru setelah digunakan

Alih-alih mengganti seluruh minyak, menambahkan sedikit minyak baru dapat membantu menjaga volume, mengencerkan senyawa rusak, dan memperpanjang usia pakai minyak.

4. Cegah perpindahan rasa

Gunakan minyak berbeda untuk jenis makanan yang berbeda. Misalnya, minyak bekas menggoreng ikan sebaiknya tidak digunakan lagi untuk membuat donat.

5. Saring minyak setiap kali selesai digunakan

Ini penting untuk menghilangkan sisa makanan yang dapat mempercepat pembusukan. Makanan yang dilapisi tepung atau mengandung gula tinggi lebih cepat merusak minyak.

6. Jangan gunakan minyak berkali-kali

Setelah dipanaskan lebih dari empat atau lima kali, minyak akan kehilangan vitamin dan antioksidannya serta membentuk senyawa berbahaya. Sebaiknya, gunakan ulang maksimal tiga kali saja.

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

10 Ide Jualan Makanan Paling Laris 2026: Modal Kecil, Untung Besar, dan Cepat Balik Modal

3. Warung Kopi dan Minuman Kekinian Minuman merupakan komoditas dengan margin keuntungan...

Lifestyle

Solusi Nyeri dan Memar, PT Tunggal Idaman Abdi Rilis Thrombovoren Emulgel

Marketing Product Manager Thrombovoren, Kurniawan Agung Subekti, S.Si, menambahkan bahwa jargon satu...

Tanaman Hias Lidah Mertua (rri)
Lifestyle

Jenis Tanaman Hias Multi Fungsi Terbaik untuk Kesehatan dan Dekorasi Rumah

3. Tanaman Laba-Laba: Fresh Look untuk Rumah Lebih Sehat Dengan bentuk daun...

The Palace Jeweler gelar Semarak Pengundian Nasional 2026! Borong perhiasan emas & berlian, menangkan motor Yamaha dan hadiah mewah lainnya di 83 gerai.
Lifestyle

Banjir Hadiah! Semarak Pengundian Nasional The Palace 2026 Dimulai, Saatnya Borong Berlian dan Bawa Pulang Motor

Ketiga, Therjamin. Kualitas adalah prioritas utama yang tidak bisa diganggu gugat. The...