Langkah ini sejalan dengan semangat Parlemen Terbuka (Open Parliament) yang menekankan partisipasi masyarakat dalam proses kebijakan publik.

“Silaturahmi dan dialog seperti ini penting untuk memperkuat semangat kebangsaan serta mempererat persaudaraan di tengah perbedaan,” terang Dasco.

Menurutnya, menjaga semangat persatuan merupakan pondasi utama dalam membangun bangsa yang berdaulat dan bermartabat.

Pertemuan antara Dasco dan Ba’asyir berlangsung di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap isu radikalisme, polarisasi politik, dan degradasi moral bangsa.

Keduanya sepakat dialog dan komunikasi terbuka menjadi kunci untuk menghadirkan solusi damai dan membangun kepercayaan publik terhadap lembaga negara.

Dasco menegaskan, DPR akan terus membuka ruang bagi semua pihak untuk berdiskusi tentang arah kebangsaan Indonesia ke depan.

Ia juga menyebut kolaborasi dengan tokoh agama akan menjadi pilar penting dalam membangun peradaban nasional yang berkeadilan dan beretika.