Home Hukum & Kriminal Kecelakaan Maut Melibatkan Anak 5 Tahun dan Bayi 21 Hari di Lantai Empat Sebuah Apartemen
Hukum & Kriminal

Kecelakaan Maut Melibatkan Anak 5 Tahun dan Bayi 21 Hari di Lantai Empat Sebuah Apartemen

Bagikan
Kecelakaan Maut
Kecelakaan Maut, Image: Pixabay
Bagikan

finnews.id – Kecelakaan maut yang melibatkan seorang anak berusia 5 tahun dan bayi 21 hari terjadi di Vasilyevo, Rusia. Tragedi ini mengingatkan orang tua akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika ada bayi baru lahir dalam keluarga. Kejadian ini terjadi ketika anak yang lebih tua, yang diduga merasa cemburu, melakukan tindakan tragis terhadap adik bayinya.

Kronologi Kecelakaan Maut

Kecelakaan terjadi saat kedua anak tersebut berada di rumah tanpa pengawasan orang dewasa. Sang ibu meninggalkan rumah untuk sementara waktu, sementara sang ayah bekerja. Anak yang berusia 5 tahun bersama bayi 21 hari yang baru lahir berada di rumah tersebut. Ketika kejadian berlangsung, perasaan cemburu terhadap bayi yang baru lahir mungkin memicu tindakan tersebut.

Saksi mata mendengar teriakan dari jendela lantai empat, kemudian melihat tubuh bayi yang terjatuh di tanah. Mereka segera menghubungi paramedis, namun bayi tersebut meninggal dunia akibat jatuh dari ketinggian. Kejadian ini mengguncang warga sekitar.

Penyelidikan dan Tindak Lanjut

Pihak berwenang segera menyelidiki kejadian ini. Menurut laporan yang dikutip dari The Guardian, penyelidikan menunjukkan bahwa bayi jatuh dari jendela lantai empat setelah dilemparkan oleh anak yang lebih tua. Dugaan sementara menyebutkan bahwa cemburu terhadap bayi baru lahir menjadi pemicu tindakan tersebut. Pihak berwajib juga memeriksa kemungkinan kelalaian dalam pengawasan yang turut memperburuk kejadian ini.

Selain itu, penyelidikan juga memeriksa faktor lain, seperti tekanan emosional anak yang lebih tua dalam mengelola perasaan cemburu. Kasus ini menyoroti pentingnya orang tua memahami perasaan anak-anak, terutama yang lebih muda, dalam menghadapi perubahan besar dalam keluarga.

Pengawasan Orang Tua: Tanggung Jawab yang Tak Boleh Diabaikan

Kecelakaan maut ini mengingatkan orang tua untuk selalu memberikan pengawasan penuh terhadap anak-anak, terutama ketika ada bayi baru lahir. Meskipun anak-anak yang lebih tua terlihat mandiri, mereka masih membutuhkan perhatian, terutama dalam menghadapi perubahan besar dalam keluarga.

Perasaan cemburu terhadap bayi baru lahir dapat mempengaruhi perilaku anak. Orang tua perlu mengawasi anak-anak dengan cermat dan membantu mereka mengelola perasaan cemburu dengan cara yang sehat. Pendekatan yang penuh kasih sayang sangat penting untuk menjaga kesejahteraan emosional anak-anak.

Bagikan
Artikel Terkait
Skandal 'Uang Pelicin' Rp300 Juta Polsek Cempaka Putih! Yusril Ihza Mahendra Siap Sikat Oknum Nakal Kasus Ammar Zoni
Hukum & Kriminal

Skandal ‘Uang Pelicin’ Rp300 Juta Polsek Cempaka Putih! Yusril Ihza Mahendra Siap Sikat Oknum Nakal Kasus Ammar Zoni

finnews.id – Kabar mengejutkan datang dari aktor Ammar Zoni yang menyeret institusi...

Gugatan Adly Fairuz Akpol
Hukum & Kriminal

Terseret Gugatan Akpol Senilai Rp 5 Miliar, Adly Fairuz Pilih Fokus Kerja dan Janji Kooperatif

Finnews.id – Aktor pesinetron Adly Fairuz tengah menjadi pusat perhatian publik setelah...

Hukum & Kriminal

Waspada! Temuan PPAPP, Anak-Anak Jakarta Ada yang Terpapar Paham Terorisme

finnews.id – Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta...

Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej dalam wawancara cegat usai acara sosialisasi KUHP-KUHAP baru kepada Pepabri di Jakarta, Rabu (28/1/2026). ANTARA/Muhammad Rizki
Hukum & Kriminal

Pemerintah dan DPR Siap Sidang Uji Materi KUHP dan KUHAP di MK

finnews.id – Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan pemerintah dan...