Home Ekonomi 200 Perusahaan Berebut Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik, Energi Terbarukan Bakal Meledak di Indonesia
Ekonomi

200 Perusahaan Berebut Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik, Energi Terbarukan Bakal Meledak di Indonesia

Bagikan
Pengolahan Sampah Menjadi Listrik
Pemerintah melalui Danantara meluncurkan proyek Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) dengan 200 perusahaan bersaing ambil bagian.Foto:Dok.Diswayt
Bagikan

Proyek PSEL menawarkan potensi besar bagi pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Dengan memanfaatkan sampah kota yang melimpah, pemerintah berharap dapat mengurangi tekanan pada tempat pembuangan akhir sekaligus memproduksi listrik untuk masyarakat.

Selain itu, penerapan teknologi modern dipastikan ramah lingkungan, sehingga tidak menimbulkan polusi tambahan.

“Proyek ini tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat lokal,” jelas Zulkifli.

Para ahli lingkungan menilai, proyek PSEL dapat menjadi model pengelolaan sampah masa depan di Indonesia. Penggunaan teknologi modern memungkinkan sampah diolah menjadi energi bersih yang bisa digunakan di berbagai sektor, mulai dari perumahan hingga industri. Dengan begitu, program ini diharapkan menciptakan manfaat ganda: lingkungan lebih bersih dan pasokan energi terbarukan meningkat.

Selain dampak lingkungan, proyek ini diproyeksikan menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan, mulai dari tahap konstruksi hingga operasional. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong ekonomi hijau dan menciptakan lapangan kerja baru.

Dengan kesiapan Danantara sebagai pemegang saham utama dan keterlibatan ratusan perusahaan, proyek PSEL diharapkan dapat berjalan tepat waktu dan sesuai target. Program ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memanfaatkan sampah sebagai sumber daya, sekaligus mendorong transisi Indonesia menuju energi bersih dan berkelanjutan.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Ekonomi

BESOK DISAHKAN! Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

Hal ini menunjukkan minimnya perdebatan serta tingginya tingkat penerimaan lintas fraksi terhadap...

BTN
Ekonomi

BTN Laksanakan RDP Bersama Komisi VI DPR RI

finnews.id – Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu (kiri) bersama Wakil Direktur...

Ekonomi

Diskon Tiket Kereta Cepat Whoosh Rp225 Ribu hingga Akhir Januari 2026, Cek Jadwal, Rute, dan Cara Belinya

Jadwal Promo Rute Bandung–Jakarta Lebih Banyak Menariknya, promo tiket Whoosh Rp225 ribu...

BTN
Ekonomi

JPO Bersama BTN Diyakini Bakal Jadi Icon Jakarta

“Kami berterima kasih telah diberikan kesempatan untuk bisa mendesain terusan jembatan ini...