Home Megapolitan Ini Cara Pemprov DKI Antisipasi Banjir di Musim Hujan: Siapkan Pompa Air
Megapolitan

Ini Cara Pemprov DKI Antisipasi Banjir di Musim Hujan: Siapkan Pompa Air

Bagikan
Pemprov DKI menyiapkan pompa air di sejumlah titik untuk antisipasi banjir di musim hujan.
Pemprov DKI menyiapkan pompa air di sejumlah titik untuk antisipasi banjir di musim hujan.
Bagikan

finnews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah pompa untuk mengantisipasi potensi banjir seiring mulai masuknya musim hujan di ibu kota. Penegasan itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

“Banjir di Jakarta ini, seperti yang sering saya sampaikan, ada tiga jenis. Pertama, banjir lokal karena aliran sungai tersumbat sampah dan sebagainya,” ujar Pramono usai membuka Jakarta Economic Forum (JEF) 2025 di Plaza Tenggara, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Menurutnya, dalam tiga bulan terakhir Pemprov DKI Jakarta terus melakukan pengerukan di sejumlah titik untuk meminimalkan risiko banjir saat musim hujan.

Pramono juga menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta memiliki sekitar 600 pompa stasioner yang ditempatkan di wilayah rawan banjir. Selain itu, juga disiapkan sejumlah pompa bergerak yang dapat digunakan sesuai kebutuhan untuk menghadapi banjir lokal maupun banjir kiriman.

“Jadi, kalau ada banjir lokal, banjir kiriman, atau banjir rob akibat air pasang yang bersamaan dengan hujan, semua perlu penanganan ekstra hati-hati. Mudah-mudahan kalau pun terjadi banjir, bisa diselesaikan dalam waktu tiga sampai enam jam,” tandasnya.

Warga Pesisir Diminta Waspadai Banjir Rob

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta warga yang bermukim di wilayah pesisir diminta waspada terhadap banjir atau rob pada 22 sampai 28 Oktober 2025.

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Maritim Tanjung Priok menginformasikan adanya fenomena pasang air laut bersamaan dengan fenomena fase Bulan Baru yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta.

“Warga wilayah pesisir utara Jakarta seperti Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok dan Kepulauan Seribu diimbau agar dapat mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut yang berpotensi terjadinya banjir pesisir (rob),” ungkap Isnawa Adji, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta.

Bagikan
Artikel Terkait
Ilustrasi jenazah korban pembunuhan
Megapolitan

Warga Kebon Jeruk Geger, Mayat Wanita Ditemukan Mengapung di Kali Pesanggrahan

finnews.id – Sesosok jenazah perempuan ditemukan terapung di aliran Kali Pesanggrahan, tepatnya...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Megapolitan

Pembangunan JPO Penghubung JIS–Ancol Dimulai, Pramono Targetkan Rampung April 2026

finnews.id – Proyek pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan Jakarta International...

EntertainmentMegapolitan

Masih di Jakarta: Sekali Datang Pasti Balik Lagi! Pesona Sunset di sini Curi Perhatian

finnews.id – Pantai Indah Kapuk (PIK) kembali menghadirkan daya tarik wisata baru...

DPRD DKI berharap kenaikan tarif Transjakarta tak lebih dari Rp2.000.
Megapolitan

Ada Banjir dan Pekerjaan Jalan, Sejumlah Rute Transjakarta dan Mikrotrans Dialihkan

finnews.id – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan penyesuaian operasional dengan mengalihkan sejumlah...