Home Lifestyle Agar Pengajuan KPR Disetujui Pihak Bank: Rahasia Finansial untuk Kamu Pelajari
Lifestyle

Agar Pengajuan KPR Disetujui Pihak Bank: Rahasia Finansial untuk Kamu Pelajari

Bagikan
Agar Pengajuan KPR Disetujui
Agar Pengajuan KPR Disetujui, Image: DALL·E 3
Bagikan

Menjaga Rasio Utang Tetap Aman

Rasio utang terhadap penghasilan atau Debt to Income Ratio (DTI) jadi indikator utama kemampuan bayar. Idealnya, total cicilan bulanan tidak melebihi 40 persen dari penghasilan. Jika kamu punya cicilan lain, lunasi sebagian sebelum mengajukan KPR.

Kamu juga bisa menambah penghasilan dengan kerja sampingan atau usaha kecil agar DTI terlihat sehat. Bank akan menilai kamu lebih mampu menanggung beban cicilan. Semakin rendah rasio utang, semakin tinggi peluang bank menyetujui permohonanmu.

Memilih Jenis dan Tenor KPR yang Tepat

Banyak calon peminjam asal memilih tenor karena ingin cicilan ringan. Padahal, tenor panjang membuat total bunga lebih besar. Pilih tenor yang sesuai kemampuanmu, bukan sekadar nominal kecil di awal. Hitung beban bunga dan bandingkan simulasi cicilan sebelum menentukan pilihan.

Kamu juga perlu memilih jenis KPR yang cocok. Ada KPR konvensional dan KPR syariah, masing-masing punya sistem bunga dan margin berbeda. Jika kamu tidak ingin terikat suku bunga mengambang, pilih sistem tetap (fixed). Dengan cara ini, kamu bisa mengontrol arus keuangan lebih baik.

Rahasia Finansial agar Pengajuan KPR Disetujui

Beberapa langkah kecil bisa membuat pihak bank yakin bahwa kamu layak menerima pembiayaan. Pertama, jaga skor kredit di atas 660. Cek secara berkala di situs resmi OJK agar kamu tahu posisimu. Kedua, pastikan saldo rekening tetap stabil. Hindari saldo kosong berhari-hari karena bank menilai kestabilan finansial dari rekening koran.

Selain itu, kelola pengeluaran secara disiplin. Catat semua transaksi dan sisihkan dana darurat minimal tiga kali pengeluaran bulanan. Jika kamu bisa menunjukkan laporan keuangan pribadi yang tertata, bank akan melihat kamu sebagai calon debitur yang bertanggung jawab.

Penting juga untuk tidak menambah pinjaman baru menjelang pengajuan. Bank akan memeriksa semua aktivitas kredit selama tiga bulan terakhir. Aktivitas kredit berlebihan memberi sinyal risiko tinggi. Jadi, tahan diri untuk tidak mengambil cicilan baru sampai proses KPR selesai.

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

Napak Tilas dan Arsip Horor Pembantaian Rumah Pondok Indah

finnews.id – Rumah Pondok Indah pada tahun 90-an, sering diceritakan dari mulut...

Lifestyle

RedDoorz Pacu Pertumbuhan di Indonesia dengan Tambahan 100 Hotel Dikelola Langsung dan Optimalkan AI

Sebagai bagian dari strategi ekspansi ini, RedDoorz juga menegaskan komitmennya dalam pemanfaatan...

Lifestyle

Pekanbaru Peduli Hewan Peliharaan dengan Membuka Pet Hotel

finnews.id – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau melalui UPT...

Lifestyle

Rahasia Foshan di Tiongkok jadi Lahan Berburu Pecinta Furnitur Singapura

“Mengelola toko furnitur di Singapura itu mahal karena biaya sewa yang tinggi,...