Home News Skandal Kredit Sritex, Kejagung Sisir Peran Bank Daerah Lewat Pemeriksaan 4 Saksi
News

Skandal Kredit Sritex, Kejagung Sisir Peran Bank Daerah Lewat Pemeriksaan 4 Saksi

Bagikan
Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah periksa pejabat kemendag soal korupsi impor gula
Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah
Bagikan

finnews.id — Sorotan publik terhadap kasus kredit bermasalah PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) makin tajam. Kali ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeser fokus penyidikan ke bank-bank daerah yang terlibat dalam pemberian pinjaman triliunan rupiah.

Empat saksi kembali dipanggil penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) pada Rabu (20/8). Mereka adalah SWP, Direktur PT Evercross Technology Indonesia; NP, seorang karyawan swasta; SMS, pengusul kredit sindikasi BNI; serta TAS, analis kredit korporasi di Bank Jateng cabang Surakarta.

Menurut Jampidsus Febrie Adriansyah, langkah ini penting untuk mengurai benang kusut relasi antara bank daerah dengan Sritex. “Kami tidak hanya memeriksa keterlibatan pihak perusahaan, tetapi juga mekanisme perbankan yang meloloskan kredit. Ada tanggung jawab besar di sana,” tegas Febrie.

Pemberian kredit jumbo dari Bank BJB, Bank DKI, dan Bank Jateng kepada Sritex dan entitas anak usahanya diduga penuh penyimpangan. Sejumlah dokumen analisis kredit yang mestinya jadi filter utama justru dianggap bermasalah. Pemeriksaan empat saksi tersebut diyakini bakal memperjelas siapa saja yang ikut bertanggung jawab.

Kredit bermasalah Sritex bukan hanya soal perusahaan tekstil yang gagal bayar, tapi juga mencerminkan lemahnya tata kelola di sektor perbankan daerah. “Kalau mekanisme analisis kredit sudah diabaikan, artinya ada dugaan intervensi atau kelalaian serius,” imbuh Febrie.

Kasus ini pun mengundang kekhawatiran publik, mengingat bank pembangunan daerah selama ini memegang peran vital dalam menopang perekonomian lokal. Penyidik Kejagung memastikan akan mendalami apakah ada aktor lain yang mengatur skema kredit hingga akhirnya menimbulkan potensi kerugian negara.

Dengan arah penyidikan yang makin tajam, publik menunggu apakah Kejagung berani menyeret pejabat bank atau pihak eksternal yang diduga menjadi otak di balik kredit macet Sritex. (*)

Bagikan
Artikel Terkait
News

Puncak Komedi di Akhir Tahun Polri Sabet Arkaya Wiwarta Prajanugraha dalam Monev KIP 2025

finnews.id – Sebuah postingan yang jadi sorotan dalam media sosial instagram @lambeturahkawanua...

Menag Nasaruddin Umar beraudiensi dengan Dubes Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun.
News

Menag Audiensi dengan Dubes Palestina, Tegaskan Dukungan Indonesia Tak Pernah Surut

finnews.id – Dukungan dan solidaritas Indonesia untuk kemerdekaan dan perjuangan rakyat Palestina...

News

Sikapi Aduan Soal Penipuan Jemaah Haji Furoda 2025, Kemenhaj Panggil Sejumlah Pihak

finnews.id – Sepuluh orang jemaah calon haji (calhaj) menyampaikan aduan terkait tidak...

Banjir Bandang
News

Banjir Bandang Terjang Pulau Siau Timur Saat Dinihari, 6 Warga Meninggal Dunia dan 4 Hilang

finnews.id – Suasana duka menyelimuti Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Hujan...