Home News Koalisi Save Maba Sangaji Desak Presiden Segera Tertibkan Tambang Ilegal dan Dukung Pembebasan 11 Aktivis
News

Koalisi Save Maba Sangaji Desak Presiden Segera Tertibkan Tambang Ilegal dan Dukung Pembebasan 11 Aktivis

Bagikan
Koalisi Save Maba Sangaji Desak Presiden Segera Tertibkan Tambang Ilegal dan Dukung Pembebasan 11 Aktivis
Koalisi Save Maba Sangaji desak Presiden Prabowo hentikan tambang ilegal
Bagikan

finnews.id – Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Koalisi Save Maba Sangaji meminta Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Maluku Utara Sherly untuk membebaskan 11 aktivis desa Maba Sangaji yang ditangkap dan disidang karena mempertahankan tanah adat dari eksploitasi tambang ilegal di Halmahera Timur.

Koalisi Save Maba Sangaji mendesak Presiden Prabowo dapat segera menunaikan janji melawan tambang ilegal demi meningkatkan penerimaan negara dan kesejahteraan rakyat.

“Kami kira ucapan Presiden Prabowo (soal penertiban tambang ilegal) harus segera ditunaikan dan dibuktikan. Koalisi Save Maba Sangaji menagih janji tersebut. Semoga bukan omon-omon saja,” ucap juru bicara Koalisi Save Maba Sangaji Guntur Harahap dalam keterangan kepada awak media, Minggu, 17 Agustus 2025 siang.

Menurut Guntur, Presiden Prabowo saat ini tengah berada dalam posisi yang menguntungkan lantaran banyaknya dukungan masyarakat yang diberikan untuk menertibkan dan membersihkan tambang ilegal. Karena itu, agar tidak kehilangan momentum, Presiden Prabowo harus segera menutup dan menyegel salah satu tambang ilegal sebagai bentuk pembuktian ucapannya tersebut.

“Saat ini, momentumnya bagus sekali. Karena itu, Presiden Prabowo jangan sampai kehilangan momentum. Harus dieksekusi segera (tambang ilegal tersebut) sebagai pembuktian. Misalnya tambang ilegal yang ada di desa Maba Sangaji, Halmahera Timur,” ujarnya.

Guntur pun menyinggung tindakan Gubernur Sherly Tjoanda yang mengabaikan tindakan kriminalisasi terhadap 11 aktivis desa Maba Sangaji. Menurutnya, hingga kini, belum ada pernyataan solidaritas atau dukungan Gubernur Sherly justru menandakan dirinya berpihak pada kepentingan masyarakat desa Maba Sangaji.

“Di tengah klaim Gubernur Sherly yang selalu berusaha menampilkan diri sebagai sosok yang dekat dengan rakyat, dirinya justru tidak pernah membicarakan kriminalisasi yang menyasar masyarakat desa Maba Sangaji. Untuk itu, dimana sebenarnya posisi Gubernur Sherly Tjoanda ini: berpihak pada masyarakat atau korporasi? Terakhir, kami lihat Gubenur Sherly justru asyik melakukan aktivitas selam,” sindir Guntur.

Bagikan
Artikel Terkait
Menkop Ferry Juliantono, menegaskan bahwa koperasi desa tidak hanya berfungsi sebagai wadah bisnis, tetapi juga memiliki peran sosial yang kuat.
News

Menkop: Kolaborasi Lintas Kementerian dan Lembaga Kunci Sukses Percepatan Integrasi Program PKH dalam Ekosistem Kopdes Merah Putih

finnews.id – Kementerian Koperasi (Kemenkop) serta Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait lainnya...

News

Sidang Etik 14 Jam, Bripda MS Resmi Dipecat Terkait Kasus Siswa Tewas di Tual

finnews.id – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku resmi menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan...

News

Polda Jawa Barat Bangun 30 Rutilahu Selama Ramadan 2026, Warga Kurang Mampu Jadi Prioritas

fiinnews.id – Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan jajaran kepolisian. Polda...

Geger! Dokter Piprim Sebut Ada 'Premanisme Birokrasi' di Kemenkes, Rela Dipecat Jadi Martir Demi Marwah IDAI!
News

Geger! Dokter Piprim Sebut Ada ‘Premanisme Birokrasi’ di Kemenkes, Rela Dipecat Jadi Martir Demi Marwah IDAI!

finnews.id – Dunia kesehatan Tanah Air mendadak heboh! Mantan Ketua Ikatan Dokter...