Catatan Dahlan Iskan

Dasco Sicilia

Bagikan
Dasco Sicilia
Dahlan Iskan ketika menyambut kedatangan Sufmi Dasco Ahmad di kantor Disway di Jakarta, Kamis 26 Juni 2025.--
Bagikan

Hampir saja saya tidak bisa bertemu Pak Dasco. Sore sebelumnya pesawat yang saya tumpangi dari Pontianak telat tiba di Jakarta setengah jam. Ini musim padat. Sulit cari tiket. Saya pasrah. Tidak jadi ke Yogyakarta –memenuhi undangan Butet Kartaredjasa– menonton pameran foto dan video dengan tema Eling Sangkan Paraning Dumadi –ingat pada asal usul.

Saya ingin melihatnya untuk tahu apakah Butet masih sangat anti Jokowi-Gribran –dari yang dulunya amat memuja. Apakah foto dan video yang dipamerkan masih soal politiknya itu.

Pameran itu sendiri sebulan penuh. Masih ada waktu. Kalau saja malam itu saya ke Yogyakarta alangkah sulitnya paginya cari tiket ke Jakarta untuk Pak Dasco.

Usai ngobrol politik itu kami ke Surabaya naik mobil. Tidak ada lagi tiket pesawat. Pun kereta api. Saya pun tahu: ternyata di setiap rest area di jalan tol kini sudah dilengkapi charging mobil listrik. Semuanya. Bahkan aneka pilihan: ada yang 25 kw, 50 kw, 100 kw, dan 200 kw –yang terakhir itu 25 menit baterai sudah kembali penuh. Saya berdoa semoga yang 100 kw DC itu segera ada di semua rest area.

Tiap kami berhenti isi ulang selalu ada mobil listrik yang juga isi ulang. Pertanda mobil listrik sudah begitu banyaknya.

Di sepanjang perjalanan kami pun masih membicarakan Dasco dan perannya di negara ini. Ia sosok menarik dan penting jadi bahan kajian politik.

Setiap era ada tokoh serupa.(Dahlan Iskan)

Bagikan
Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

Amang Amat

  Amang bercerita punya teman sekampung di Tarim bernama Alawi. Juga pernah...

Catatan Dahlan Iskan

Lumbung Komisi

Tentu tidak mudah mendapatkan 80 ribu orang seperti Mukri untuk Koperasi Desa/Kelurahan...

Catatan Dahlan Iskan

Daftar Keinginan

Dari langkah perundingan itu kian terlihat tujuan Amerika ikut menyerang Iran tidak...

Catatan Dahlan Iskan

Mati Efisiensi

Tim Joao-lah yang menjalankan Koperasi Merah Putih itu. Semuanya. Se-Indonesia. Targetnya: selama...