finnews.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi terhadap peran Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo, atau Didit Hediprasetyo, dalam mempererat hubungan politik antara Presiden Prabowo Subianto, Presiden ke-7 Joko Widodo, dan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri.
Saat ditemui di Solo pada Selasa kemarin, Gibran menanggapi pertanyaan seputar kemungkinan mengundang keluarga para mantan presiden dalam pertemuan politik. Ia menilai Didit sebagai sosok yang diterima berbagai kalangan, baik tokoh senior maupun generasi muda, sehingga memiliki potensi besar sebagai penengah dalam dinamika politik Indonesia.
“Boleh banget dan saya kira Mas Didit ini adalah tokoh yang bisa diterima semua pihak ya,” ujar Gibran kepada wartawan, Kamis, 3 April 2025.
Gibran juga mengapresiasi langkah Didit yang telah mengunjungi beberapa tokoh penting, termasuk Presiden Jokowi dan Megawati Soekarnoputri, dalam rangka mempererat silaturahmi, terutama pada momen Lebaran tahun ini.
Selain itu, Didit mendapat perhatian positif karena inisiatifnya dalam mengumpulkan anak-anak presiden dalam sebuah acara ulang tahun yang diadakan sebelumnya. Menurut Gibran, hal tersebut menunjukkan semangat Didit dalam membangun komunikasi antar tokoh bangsa.
“Ya, terakhir kan pada waktu ulang tahun beliau, saya lihat Mas Didit selaku putra dari Pak Presiden Prabowo ini sangat patut diapresiasi. Beliau punya semangat untuk mengumpulkan semua tokoh besar, tokoh muda,” kata Gibran.
Lebih lanjut, Gibran menilai bahwa semangat Didit dalam mempererat hubungan antara generasi muda dan senior dalam dunia politik merupakan langkah yang layak mendapat penghargaan.
“Saya kira ini luar biasa sekali. Beliau sowan ke sana kemari menggandeng semua anak-anak muda. Saya kira itu hal yang patut diapresiasi,” tegasnya.
Didit sendiri baru-baru ini sukses menyelenggarakan acara yang mempertemukan berbagai anak presiden dan tokoh nasional. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa figur penting, seperti Guntur Soekarnoputra, Titiek Soeharto, Ilham Habibie, Yenny Wahid, Puan Maharani, serta Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.
Langkah Didit dalam membangun jejaring komunikasi di antara tokoh-tokoh politik dan generasi muda dinilai sebagai upaya positif dalam menjaga stabilitas politik nasional. Dengan adanya peran-peran seperti ini, diharapkan komunikasi antara pemimpin negara tetap terjalin harmonis demi kemajuan Indonesia. (Fajar Ilman)