finnews.id – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian aktor senior Ray Sahetapy.
Fadli Zon hadir di Rumah Duka Santoso, Jakarta Pusat, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang telah meninggalkan jejak besar dalam dunia seni peran Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon mengenang kembali momen berkesan bersama almarhum Ray Sahetapy, yang telah dikenalnya sejak awal tahun 1990-an.
Fadli mengungkapkan, dirinya pertama kali bertemu dengan Ray ketika Oncor Studio, tempat yang banyak melahirkan aktor-aktor berbakat, baru saja berdiri.
“Terutama untuk sebagai Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, saya ucapkan nela sungkawa pada keluarga Almarhum dan Ray Sahetapy seorang seniman, budayawan, sosok yang saya kenal sudah cukup lama,” ujar Fadli Zon ditemui di Rumah Duka Santoso, Jakarta Pusat, Rabu 2 April 2025.
“Saya kenal beliau itu di awal tahun 90-an, waktu itu masih ada Oncor Studio, baru-baru berdiri,” tambahnya.
Fadli juga mengenang satu peristiwa yang tak terlupakan, di mana Ray Sahetapy hadir menyaksikan pidatonya di Moscow State University, Rusia.
Menurutnya, almarhum adalah inisiator dari sebuah komunitas teater yang sangat penting pada masa itu, lalu berhasil melahirkan banyak aktor dan seniman ternama.
“Beliau menginisiasi sebuah komunitas teater yang penting pada masa-masa itu, dan melahirkan saya kira-kira banyak aktor-aktor, seniman-seniman, budaya-budayawan,” tutur Fadli.
“Dan tentu kita merasa kehilangan sosok Reng Saitapi, seorang aktor yang saya kira sangat tangguh, dan aktingnya luar biasa, prestasinya juga luar biasa,” pungkasnya.
Fadli juga menegaskan bahwa kepergian Ray Sahetapy merupakan kehilangan besar bagi dunia seni Indonesia.
Dengan meninggalnya Ray Sahetapy, Indonesia kehilangan salah satu sosok besar yang telah memberikan banyak kontribusi dalam seni peran dan teater di tanah air.