Home Lifestyle 7 Cara Alami Menurunkan Kolesterol Tinggi dengan Cepat
Lifestyle

7 Cara Alami Menurunkan Kolesterol Tinggi dengan Cepat

Bagikan
Kolesterol
Kolesterol. Image (Istimewa).
Bagikan

finnews.id – Kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Menurut data World Health Organization (WHO), sekitar 39% orang dewasa di dunia memiliki kadar kolesterol tinggi. Kabar baiknya, Anda bisa menurunkan kolesterol secara alami tanpa harus langsung mengandalkan obat-obatan. Dengan perubahan gaya hidup yang tepat, kadar kolesterol bisa turun secara signifikan dalam waktu relatif singkat.

Berikut ini adalah tujuh cara alami yang terbukti efektif untuk menurunkan kolesterol tinggi dengan cepat. Setiap langkah didukung oleh penelitian ilmiah dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Perbanyak Konsumsi Serat Larut

Serat larut membantu menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) dengan cara mengikat kolesterol dalam sistem pencernaan dan membuangnya melalui feses. Jenis serat ini ditemukan dalam makanan seperti oatmeal, kacang-kacangan, apel, pir, dan psyllium. Menurut American Heart Association, mengonsumsi 5–10 gram serat larut per hari dapat menurunkan kadar LDL hingga 5%.

Contohnya, semangkuk oatmeal mengandung sekitar 4 gram serat larut. Jika Anda menambahkan irisan pisang atau apel, kandungan seratnya bisa meningkat hingga 6 gram. Ini adalah cara sederhana namun efektif untuk memulai hari dengan makanan yang menyehatkan jantung.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition Reviews menunjukkan bahwa diet tinggi serat larut tidak hanya menurunkan kolesterol, tetapi juga membantu mengontrol kadar gula darah dan berat badan. Ini menjadikannya pilihan ideal bagi penderita kolesterol tinggi yang juga memiliki risiko diabetes.

Untuk hasil optimal, kombinasikan berbagai sumber serat larut dalam menu harian Anda. Misalnya, konsumsi oatmeal saat sarapan, kacang-kacangan sebagai camilan, dan sayuran seperti brokoli atau wortel saat makan malam.

2. Pilih Lemak Sehat dan Hindari Lemak Trans

Lemak tidak selalu buruk. Lemak sehat seperti lemak tak jenuh tunggal dan ganda justru membantu meningkatkan kolesterol HDL (kolesterol baik) dan menurunkan LDL. Sumber lemak sehat meliputi alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan ikan berlemak seperti salmon dan sarden.

Sebaliknya, lemak trans yang banyak ditemukan dalam makanan olahan, margarin, dan makanan cepat saji dapat meningkatkan kadar LDL dan menurunkan HDL. Menurut Harvard Health Publishing, setiap peningkatan 2% kalori dari lemak trans dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung sebesar 23%.

Mengganti mentega dengan minyak zaitun saat memasak atau memilih camilan seperti almond daripada keripik kentang adalah langkah kecil yang berdampak besar. Selain itu, periksa label makanan dan hindari produk yang mengandung “partially hydrogenated oils”.

Dengan memilih lemak sehat, Anda tidak hanya menurunkan kolesterol, tetapi juga melindungi jantung dan pembuluh darah dari peradangan kronis yang menjadi pemicu penyakit kardiovaskular.

3. Rutin Berolahraga Setiap Hari

Aktivitas fisik secara teratur terbukti meningkatkan kadar HDL dan menurunkan LDL serta trigliserida. Menurut Mayo Clinic, olahraga aerobik seperti jalan cepat, bersepeda, atau berenang selama 30 menit per hari dapat menurunkan kolesterol total secara signifikan dalam waktu 4–6 minggu.

Olahraga juga membantu menurunkan berat badan, yang merupakan faktor penting dalam pengendalian kolesterol. Penurunan berat badan sebesar 5–10% saja sudah cukup untuk memberikan dampak positif terhadap profil lipid darah Anda.

Contoh rutinitas sederhana adalah berjalan kaki selama 15 menit di pagi hari dan 15 menit di sore hari. Jika Anda menyukai tantangan, cobalah latihan interval intensitas tinggi (HIIT) yang terbukti lebih efektif dalam membakar lemak dan meningkatkan metabolisme.

Konsistensi adalah kunci. Jadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sekadar aktivitas sesekali. Temukan jenis olahraga yang Anda nikmati agar lebih mudah mempertahankan kebiasaan sehat ini.

4. Konsumsi Makanan yang Mengandung Sterol dan Stanol

Sterol dan stanol adalah senyawa alami yang ditemukan dalam tumbuhan dan memiliki struktur mirip kolesterol. Mereka bekerja dengan cara menghambat penyerapan kolesterol di usus, sehingga membantu menurunkan kadar LDL dalam darah.

Menurut National Cholesterol Education Program (NCEP), mengonsumsi 2 gram sterol atau stanol per hari dapat menurunkan LDL hingga 10%. Sumber alami senyawa ini termasuk minyak nabati, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran hijau.

Beberapa produk makanan juga telah difortifikasi dengan sterol dan stanol, seperti margarin khusus, yogurt, dan susu rendah lemak. Pastikan untuk membaca label nutrisi agar Anda mendapatkan dosis yang tepat.

Menggabungkan sterol dan stanol dengan diet rendah lemak jenuh dan tinggi serat akan memberikan efek sinergis dalam menurunkan kolesterol. Ini adalah strategi cerdas yang direkomendasikan oleh banyak ahli gizi dan kardiolog.

5. Kurangi Asupan Gula dan Karbohidrat Olahan

Gula tambahan dan karbohidrat olahan seperti roti putih, kue, dan minuman manis dapat meningkatkan kadar trigliserida dan menurunkan HDL. Sebuah studi dalam Journal of the American Medical Association (JAMA) menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih dari 25% kalori dari gula tambahan memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung dua kali lipat lebih tinggi.

Mengurangi konsumsi gula tidak hanya membantu menurunkan kolesterol, tetapi juga mengontrol berat badan dan mencegah resistensi insulin. Gantilah makanan manis dengan buah segar, dan pilih karbohidrat kompleks seperti beras merah, quinoa, atau ubi.

Perhatikan juga minuman Anda. Satu kaleng soda mengandung sekitar 39 gram gula, yang setara dengan hampir 10 sendok teh. Mengganti soda dengan air putih atau teh herbal adalah langkah sederhana namun berdampak besar.

Dengan mengurangi gula dan karbohidrat olahan, Anda membantu tubuh mengatur metabolisme lemak secara lebih efisien, yang pada akhirnya menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

6. Berhenti Merokok dan Batasi Konsumsi Alkohol

Merokok merusak dinding pembuluh darah dan mempercepat penumpukan plak kolesterol. Selain itu, merokok menurunkan kadar HDL dan meningkatkan risiko pembekuan darah. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), berhenti merokok dapat meningkatkan kadar HDL dalam waktu beberapa minggu.

Alkohol dalam jumlah berlebihan juga berdampak buruk pada kolesterol. Meskipun konsumsi alkohol dalam jumlah moderat (1 gelas per hari untuk wanita, 2 untuk pria) dapat meningkatkan HDL, konsumsi berlebihan justru meningkatkan trigliserida dan tekanan darah.

Jika Anda merokok, pertimbangkan untuk mencari bantuan profesional atau mengikuti program berhenti merokok. Banyak aplikasi dan komunitas daring yang dapat membantu Anda tetap termotivasi.

Membatasi alkohol dan berhenti merokok bukan hanya menurunkan kolesterol, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Anda akan merasakan peningkatan energi, pernapasan lebih baik, dan risiko penyakit kronis yang lebih rendah.

7. Kelola Stres dengan Teknik Relaksasi

Stres kronis dapat memicu peningkatan kadar kolesterol melalui pelepasan hormon kortisol. Kortisol meningkatkan produksi glukosa dan lemak dalam tubuh, yang pada akhirnya berdampak pada profil lipid darah. Sebuah studi dari American Psychological Association menunjukkan bahwa stres berkepanjangan berkorelasi dengan peningkatan LDL dan penurunan HDL.

Teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, pernapasan dalam, dan mindfulness terbukti efektif dalam mengurangi stres. Luangkan waktu 10–15 menit setiap hari untuk berlatih teknik ini. Anda bisa menggunakan aplikasi seperti Headspace atau Insight Timer untuk panduan.

Selain itu, aktivitas seperti berkebun, mendengarkan musik, atau berjalan di alam juga dapat membantu menenangkan pikiran. Temukan aktivitas yang membuat Anda rileks dan lakukan secara konsisten.

Mengelola stres bukan hanya baik untuk kesehatan mental, tetapi juga penting untuk kesehatan jantung. Dengan pikiran yang lebih tenang, tubuh Anda akan lebih mampu menjaga keseimbangan hormon dan metabolisme.

8. Pantau Kolesterol Secara Berkala dan Konsultasikan dengan Dokter

Langkah terakhir namun tak kalah penting adalah memantau kadar kolesterol secara rutin. Pemeriksaan darah setidaknya sekali setahun sangat dianjurkan, terutama jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau faktor risiko lainnya.

Dengan memantau kadar kolesterol, Anda bisa mengetahui apakah perubahan gaya hidup yang Anda lakukan sudah efektif. Jika belum, dokter dapat memberikan saran tambahan atau mempertimbangkan terapi medis jika diperlukan.

Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi juga membantu Anda merancang rencana diet dan olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh. Jangan ragu untuk bertanya dan berdiskusi secara terbuka mengenai pilihan terbaik untuk kesehatan Anda.

Ingat, pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Dengan pemantauan rutin dan bimbingan profesional, Anda bisa menjaga kolesterol tetap dalam batas normal dan mengurangi risiko komplikasi serius.

Penutup

Menurunkan kolesterol tinggi secara alami bukanlah hal yang mustahil. Dengan menggabungkan pola makan sehat, olahraga teratur, manajemen stres, dan kebiasaan hidup positif lainnya, Anda bisa melihat perubahan signifikan dalam waktu singkat. Kunci utamanya adalah konsistensi dan komitmen terhadap gaya hidup sehat.

Jangan lupa untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga medis terpercaya sebelum melakukan perubahan besar dalam pola hidup Anda. Dengan pendekatan yang tepat, Anda tidak hanya menurunkan kolesterol, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Semoga artikel ini membantu Anda mengambil langkah pertama menuju jantung yang lebih sehat dan hidup yang lebih panjang. **

Bagikan
Artikel Terkait
April Mop
Lifestyle

10 Prank April Mop Terlucu Sepanjang Masa

Temukan 10 prank April Mop terlucu sepanjang masa yang sukses mengecoh banyak...

Lifestyle

Taman Margasatwa Ragunan: Jam Buka dan Harga Tiket Selama Libur Lebaran 2025

finnews.id – Liburan ke Taman Margasatwa Ragunanan menjadi destinasi yang tepat, berikut...

Lifestyle

Belum Dapat THR? Klaim Saldo DANA Kaget Rp213 Ribu, Siapa Cepat Dia Dapat!

finnews.id – Meskipun Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran telah berlalu, mungkin...

Lifestyle

Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini! Cek Langkah-langkah Klaim DANA Kaget!

finnews.id – Hari ini, pengguna DANA Premium memiliki kesempatan untuk mendapatkan saldo...