finnews.id – Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada Jumat malam, 22 Mei 2026, langsung memicu kepanikan di berbagai sektor usaha.

Salah satu momen yang paling ramai diperbincangkan datang dari Balige, Kabupaten Toba. Seorang pria terlihat kesal karena proses potong rambutnya terhenti di tengah jalan saat listrik tiba-tiba padam.

Video dan cerita soal pelanggan barbershop yang gagal tampil rapi itu langsung menyebar di media sosial. Banyak warganet ikut menyoroti dampak blackout terhadap bisnis kecil yang sangat bergantung pada pasokan listrik stabil.

Karena itu, ada beberapa langkah penting yang perlu dipersiapkan pelaku usaha agar tetap bisa beroperasi saat blackout melanda.

1. Genset Jadi Penyelamat

Genset masih menjadi solusi utama ketika pemadaman berlangsung lama. Banyak bisnis mengandalkan perangkat ini untuk menjaga operasional tetap berjalan di tengah krisis listrik.

Dengan genset, pelaku usaha masih bisa menyalakan alat penting seperti lampu, kipas, mesin kasir, hingga perangkat elektronik lainnya. Langkah ini sangat penting terutama bagi usaha yang melayani pelanggan secara langsung.

2. Sumber Penerangan Cadangan

Selain genset, pebisnis juga wajib menyediakan sumber penerangan darurat. Senter, lilin, atau lampu emergency bisa menjadi penyelamat ketika listrik mendadak mati.

Penerangan cadangan membantu aktivitas tetap berjalan sambil menunggu listrik kembali normal. Selain itu, kondisi ruangan yang tetap terang juga membuat pelanggan merasa lebih nyaman dan aman.

3. Portable Power Station

Kini, banyak pelaku usaha mulai melirik portable power station sebagai solusi praktis saat listrik padam. Perangkat ini sering disebut sebagai genset mini bertenaga baterai dengan kapasitas besar.

Portable power station mampu menyalakan berbagai perangkat penting tanpa suara bising seperti genset konvensional. Alat ini juga lebih praktis digunakan di berbagai jenis usaha.

4. Sistem Kasir Cloud

Di era digital, sistem kasir berbasis cloud menjadi solusi penting bagi bisnis modern. Saat listrik padam, sistem POS berbasis cloud tetap bisa diakses melalui smartphone atau tablet yang masih memiliki daya baterai.