Finnews.id – Lifestyle Jika Anda berjalan-jalan di pusat hiburan atau coffee shop hits di Jakarta, ada satu pemandangan yang hampir pasti terlihat: deretan sepatu dengan logo “N” yang ikonik di kaki para anak muda.
New Balance (NB), merek yang dulunya sempat dicap sebagai “sepatu bapak-bapak” karena desainnya yang sangat fungsional, kini justru bertahta sebagai raja streetwear di kalangan Gen Z Indonesia.
Fenomena ini bukan terjadi tanpa alasan. Transformasi New Balance menjadi “seragam wajib” anak muda Indonesia dipicu oleh pergeseran selera fashion yang kini lebih memuja nilai estetika minimalis dan clean look .
Warna-warna netral seperti abu-abu ( signature grey ), krem, dan putih tulang yang menjadi ciri khas NB, sangat serasi dengan tren busana “Cewek Bumi” atau gaya oversized yang sedang naik daun.
Tak hanya soal penampilan, faktor kenyamanan yang legendaris juga menjadi alasan utama.
Gen Z Indonesia yang memiliki mobilitas tinggi menghargai teknologi bantalan empuk yang ditawarkan NB, menjadikan sepatu ini pilihan paling rasional untuk dipakai seharian mulai dari kampus hingga acara nongkrong malam.
“New Balance berhasil memadukan antara prestise dan fungsi. Memakainya memberikan kesan bahwa seseorang paham akan kualitas tanpa harus tampil mencolok. Ini adalah resolusi baru dari kemewahan yang tenang ( kemewahan yang tenang ) bagi anak muda sekarang,” ungkap seorang warga di kawasan Mall Park Sawangan.
Dengan kolaborasi strategis yang cerdas bersama desainer dunia dan pengaruh kuat para influencer di TikTok, New Balance sukses menciptakan ekosistem di mana yang memiliki satu pasang saja tidak cukup. Dari seri 530 yang bergaya retro hingga 2002R yang lebih teknis, NB telah resmi menjadi simbol status bagi mereka yang ingin tampil beda namun tetap terlihat berkelas.
Sepatu New Balance (NB) telah bertransformasi dari citra “sepatu bapak- bapak ” menjadi simbol status dan gaya paling prestisius di kalangan Gen Z Indonesia.
Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa brand ini begitu mendominasi tren saat ini: