finnews.id – Pantangan saat Imlek: Menghindari Kesialan dan Menarik Keberuntungan
Imlek adalah perayaan yang penuh dengan tradisi dan kepercayaan. Selain tradisi yang dilakukan untuk menarik keberuntungan, ada juga berbagai pantangan yang dipercaya dapat membawa kesialan jika dilanggar. Pantangan-pantangan ini telah diwariskan secara turun-temurun dan masih banyak diyakini oleh masyarakat Tionghoa hingga saat ini. Berikut adalah beberapa pantangan yang sebaiknya dihindari saat Imlek:
Pantangan yang Berkaitan dengan Kebersihan dan Kerapian
– Menyapu atau Mengepel: Menyapu atau mengepel di hari pertama Imlek dipercaya dapat menyapu keluar semua keberuntungan yang baru datang. Sebaiknya, bersihkan rumah sebelum Imlek tiba.
– Membuang Sampah: Membuang sampah di hari pertama Imlek juga dianggap sebagai tindakan membuang keberuntungan. Simpan sampah di dalam rumah dan buang keesokan harinya.
– Mencuci Rambut: Mencuci rambut di hari pertama Imlek dipercaya dapat menghilangkan rezeki.
Pantangan yang Berkaitan dengan Pakaian dan Penampilan
– Memakai Pakaian Hitam atau Putih: Warna hitam dan putih adalah warna yang diasosiasikan dengan kematian dan kesedihan. Sebaiknya, kenakan pakaian berwarna cerah seperti merah, emas, atau kuning untuk menarik keberuntungan.
– Memakai Pakaian yang Robek atau Rusak: Memakai pakaian yang robek atau rusak dianggap tidak menghormati tradisi dan dapat membawa kesialan.
Pantangan yang Berkaitan dengan Makanan dan Minuman
– Makan Bubur: Makan bubur di pagi hari pertama Imlek dipercaya dapat membawa kemiskinan. Bubur diasosiasikan dengan makanan orang miskin di masa lalu.
– Makan Daging: Beberapa orang menghindari makan daging di hari pertama Imlek karena dianggap tidak menghormati makhluk hidup.
– Memecahkan Peralatan Makan: Memecahkan peralatan makan seperti piring atau gelas dianggap sebagai pertanda buruk dan dapat membawa kesialan.
Pantangan yang Berkaitan dengan Perkataan dan Perilaku
– Mengucapkan Kata-kata Negatif: Hindari mengucapkan kata-kata negatif seperti “mati”, “sakit”, atau “miskin”. Ucapkan kata-kata yang positif dan penuh harapan.