finnews.id – Media sosial TikTok telah menjadi ruang ekspresi yang sangat berpengaruh, terutama di kalangan generasi muda. Salah satu tren yang mencuri perhatian adalah fenomena “sok imut”, yaitu perilaku pengguna—baik perempuan maupun laki-laki—yang sengaja menampilkan gaya bicara manja, ekspresi wajah berlebihan, gerakan tubuh kekanak-kanakan, hingga penggunaan filter lucu untuk menarik perhatian audiens.
Media sosial kembali dihebohkan oleh video viral yang menampilkan seorang wanita muda dengan gaya ekspresi yang disebut warganet “sok imut”.
Potongan video singkat tersebut ramai beredar di berbagai platform seperti TikTok dan X (Twitter), memicu rasa penasaran publik setelah muncul klaim adanya versi lengkap berdurasi 35 menit.
Klaim tersebut membuat banyak pengguna internet berlomba-lomba mencari tautan video yang disebut-sebut sebagai versi penuh.
Media sosial TikTok telah menjadi ruang ekspresi yang sangat berpengaruh, terutama di kalangan generasi muda. Salah satu tren yang mencuri perhatian adalah fenomena “sok imut”, yaitu perilaku pengguna—baik perempuan maupun laki-laki—yang sengaja menampilkan gaya bicara manja, ekspresi wajah berlebihan, gerakan tubuh kekanak-kanakan, hingga penggunaan filter lucu untuk menarik perhatian audiens.
Namun, di tengah tingginya minat pencarian, muncul pula kekhawatiran terkait potensi penipuan digital yang kerap memanfaatkan momentum konten viral.
Berdasarkan penelusuran dari berbagai unggahan yang beredar, video tersebut memperlihatkan seorang perempuan mengenakan kerudung hitam dan manset berwarna senada, duduk di atas kasur dengan seprai bermotif bunga berwarna merah muda.
Fokus utama dalam potongan video adalah ekspresi wajah sang perempuan yang terlihat berulang dan terkesan manja.
Dalam salah satu cuplikan yang ramai dibagikan, tampak ada tangan seseorang yang menyentuh area dagu dan wajah perempuan tersebut.
Adegan singkat ini kemudian ditafsirkan beragam oleh warganet.
Sebagian menganggapnya sebagai konten ekspresi biasa, sementara lainnya mengaitkannya dengan konteks yang lebih sensitif.