finnews.id – Keajaiban Flora Nusantara: Bunga Rafflesia arnoldii Mekar di Liku Sembilan
Munculnya “Ratu” Hutan di Liku Sembilan
Bunga Rafflesia arnoldii yang dikenal sebagai salah satu bunga terbesar di dunia kembali mekar di kawasan Liku Sembilan, tepatnya di Cagar Alam Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. Fenomena ini selalu dinantikan oleh warga lokal, pecinta alam, dan wisatawan dari berbagai daerah karena kemunculannya yang sangat langka dan tak menentu.
Kemunculan Rafflesia sering kali hanya berlangsung selama beberapa hari, sekitar seminggu sejak mekar sempurna sebelum akhirnya layu. Itulah sebabnya, kesempatan melihat bunga raksasa ini sering disebut sebagai momen sekali seumur hidup bagi banyak orang.
Akses dan Daya Tarik Wisata
Uniknya, Rafflesia arnoldii yang mekar kali ini berada sangat dekat dengan jalur lintas provinsi Bengkulu–Sumatera Selatan, sekitar 10 meter dari jalan utama, sehingga pengunjung tidak perlu menelusuri hutan jauh untuk melihatnya. Hal ini meningkatkan minat pengendara dan wisatawan yang kebetulan melintas untuk berhenti dan menyaksikan langsung keindahan puspa langka ini.
Warga sekitar pun memasang pembatas sederhana di sekitar lokasi untuk menjaga bunga tetap aman dari sentuhan langsung yang bisa merusaknya. Pengunjung tidak dikenai biaya masuk, namun diberikan kesempatan memberikan sumbangan sukarela sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian habitatnya.
Makna dan Keunikan Rafflesia arnoldii
Rafflesia arnoldii adalah bunga parasit yang hidup menempel pada akar tumbuhan inang dari genus Tetrastigma. Bunga ini tidak memiliki daun, batang, atau akar sendiri yang jelas; seluruh bentuknya adalah bunga itu sendiri. Sebagai bunga raksasa, diameter kelopaknya dapat mencapai puluhan hingga hampir seratus sentimeter.
Selain ukuran yang memukau, Rafflesia juga terkenal dengan bau khasnya yang kuat — sering digambarkan seperti bau bangkai — yang berguna untuk menarik serangga penyerbuk. Kemunculan bunga ini menjadi simbol pentingnya menjaga keanekaragaman hayati hutan tropis, karena Rafflesia hanya dapat tumbuh di habitat yang sehat dan masih alami.