finnews.id – Kalender Lunar: Sejarah, Sistem, dan Pengaruhnya dalam Kehidupan Manusia
Kalender lunar atau kalender bulan adalah sistem penanggalan yang didasarkan pada peredaran bulan mengelilingi bumi. Berbeda dengan kalender Masehi (solar) yang berpatokan pada pergerakan matahari, kalender lunar menjadikan fase-fase bulan sebagai acuan utama dalam menentukan hari, bulan, dan pergantian tahun. Sistem ini telah digunakan oleh berbagai peradaban kuno dan masih relevan hingga kini, terutama dalam konteks budaya dan keagamaan.
Apa Itu Kalender Lunar?
Kalender lunar menghitung waktu berdasarkan satu siklus bulan, yaitu periode dari satu bulan baru ke bulan baru berikutnya. Rata-rata satu siklus lunar berlangsung sekitar 29,5 hari. Karena itu, dalam kalender lunar terdapat bulan yang berjumlah 29 atau 30 hari.
Satu tahun lunar umumnya terdiri dari 12 bulan, dengan total sekitar 354 hari. Jumlah ini lebih pendek sekitar 11 hari dibandingkan tahun matahari (solar) yang berjumlah 365 hari. Perbedaan inilah yang menyebabkan tanggal-tanggal dalam kalender lunar akan bergeser jika dibandingkan dengan kalender Masehi.
Sejarah Penggunaan Kalender Lunar
Kalender lunar merupakan salah satu sistem penanggalan tertua di dunia. Peradaban Babilonia, Cina, Arab, dan berbagai masyarakat kuno lainnya telah menggunakan kalender berbasis bulan sejak ribuan tahun lalu. Mereka memanfaatkan pengamatan langsung terhadap fase bulan sebagai cara paling mudah dan alami untuk menandai waktu.
Dalam masyarakat agraris, kalender lunar sering dipadukan dengan kalender solar untuk menyesuaikan musim tanam dan panen. Dari sinilah kemudian muncul sistem kalender lunisolar, seperti kalender Cina dan kalender Ibrani.
Contoh Kalender Lunar di Dunia
Beberapa kalender yang menggunakan atau berbasis pada sistem lunar antara lain:
1. Kalender Hijriah (Islam)
Kalender Hijriah murni menggunakan sistem lunar. Penentuan awal bulan dilakukan berdasarkan rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit) atau hisab (perhitungan astronomi). Kalender ini digunakan untuk menentukan waktu ibadah seperti puasa Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha.