finnews.id – Netflix telah mengubah penawarannya menjadi Total Tunai (all-cash) untuk aset studio dan streaming milik Warner Bros Discovery tanpa menaikkan harga sebesar USD82,7 miliar, dalam upaya menutup peluang Paramount yang menjadi pesaing dalam merebut raksasa Hollywood tersebut.
Penawaran all-cash terbaru—sebesar USD27,75 per saham—mendapat dukungan bulat dari dewan direksi Warner Bros, menurut pengajuan dokumen regulasi pada hari Selasa.
Dikutip dari Reuters, baik Netflix maupun Paramount Skydance sama-sama mengincar Warner Bros karena studio film dan televisinya yang terkemuka, perpustakaan konten yang sangat luas, serta waralaba besar seperti Game of Thrones, Harry Potter, dan para pahlawan super DC Comics seperti Batman dan Superman.
Paramount telah mengubah persyaratan penawarannya dan melancarkan kampanye media yang agresif untuk meyakinkan para pemegang saham bahwa tawarannya lebih unggul.
Namun, Warner Bros menolak pendekatan perusahaan yang dipimpin David Ellison tersebut. Warner Bros juga menolak berkomentar pada hari Selasa terkait penawaran all-cash dari Netflix.
Warner Bros akan menggelar rapat khusus investor untuk memberikan suara atas kesepakatan dengan Netflix, dengan pelopor layanan streaming itu menyatakan bahwa rapat tersebut diperkirakan akan berlangsung paling lambat pada bulan April.
“Perjanjian all-cash kami yang telah direvisi ini akan memungkinkan jadwal pemungutan suara pemegang saham yang lebih cepat dan memberikan kepastian finansial yang lebih besar,” kata co-CEO Netflix Ted Sarandos dalam sebuah pernyataan.
Saham Netflix, yang dijadwalkan melaporkan kinerja keuangan kuartalan setelah penutupan pasar, naik 0,9%. Saham Paramount turun 1,9%, sementara saham Warner Bros turun 0,5% pada perdagangan awal.
Alex Fitch, manajer portofolio Harris Oakmark—investor kelima terbesar di Warner Bros dengan sekitar 96 juta saham per 30 September—memperkirakan perang penawaran atas Warner Bros mungkin belum berakhir.
“Perjanjian baru ini justru meningkatkan tekanan,” kata Fitch. “Perubahan ini menunjukkan bahwa Netflix serius untuk menang, dan percepatan pemungutan suara pemegang saham berarti Paramount harus bertindak dengan segera. Sekarang, Paramount harus mengajukan tawaran yang jelas lebih unggul jika ingin menuntaskan ini.”
PENAWARAN TUNAI-DAN-SAHAM SEBELUMNYA DIGANTIKAN
Saham Netflix telah turun hampir 15% sejak pengumuman merger pada 5 Desember, dan ditutup pada harga USD88 per saham pada hari Jumat—jauh di bawah harga batas bawah USD97,91 dari penawaran awal. Penurunan tersebut menjadi bagian dari argumen Paramount bahwa tawarannya lebih unggul.