finnews.id – Industri otomotif dunia kembali dikejutkan dengan terobosan teknologi terbaru dari pabrikan asal Tiongkok, Chery Automobile, melalui model mobil listrik bernama Liefeng. Di bawah merek premium Exeed, Chery berencana memproduksi Liefeng sebagai salah satu kendaraan listrik (EV) paling canggih dengan bantuan teknologi baterai generasi berikutnya yang dijadwalkan masuk produksi mulai tahun 2026.
Desain dan Profil
Chery Liefeng hadir dalam konsep shooting brake — kombinasi desain coupe dan wagon yang menampilkan tampilan sporty namun tetap fungsional. Meskipun detail final desain produksi massal belum sepenuhnya dirilis, model ini diperkirakan mempertahankan profil aerodinamis dan fitur canggih yang mencerminkan EV modern.
Teknologi Baterai Solid-State
Keunggulan utama Liefeng adalah penggunaan baterai solid-state terbaru yang dikembangkan sendiri oleh Chery melalui Rhino S solid-state battery dengan kepadatan energi tinggi sekitar 600 Wh/kg.
Teknologi baterai jenis ini menawarkan beberapa keunggulan utama dibandingkan baterai lithium-ion konvensional, seperti:
- Rentang jarak tempuh sangat jauh — hingga 1.500 kilometer dalam sekali pengisian daya bahkan pada suhu ekstrem hingga -30°C, angka yang melampaui banyak EV saat ini.
- Peningkatan keselamatan — baterai solid-state tidak menggunakan cairan elektrolit mudah terbakar seperti pada baterai tradisional, sehingga berpotensi mengurangi risiko kebakaran.
- Daya tahan lebih baik di kondisi dingin — menjawab tantangan besar yang sering dihadapi kendaraan listrik konvensional.
Performa yang Mengagumkan
Liefeng dirancang tidak hanya untuk efisiensi, tetapi juga performa tinggi. Rencana spesifikasinya mencakup:
- Arsitektur kelistrikan 800 V, memungkinkan pengisian cepat dan respons dinamis.
- Motor listrik berputar tinggi, mampu menghasilkan akselerasi dari 0–100 km/jam dalam kurang dari 3 detik.
- Kecepatan maksimal mencapai sekitar 260 km/jam, menguatkan posisi Liefeng sebagai EV berperforma tinggi.
Mobil listrik Chery Liefeng diproyeksikan sebagai salah satu EV paling inovatif di era kendaraan listrik modern — terutama karena penggunaan baterai solid-state berjarak tempuh sangat jauh dan perkiraan performa tinggi yang mampu menjawab tantangan kinerja di berbagai kondisi iklim ekstrem.