Home Internasional Pejabat Kremlin: Penduduk Greenland Bisa Memilih untuk Bergabung dengan Rusia
Internasional

Pejabat Kremlin: Penduduk Greenland Bisa Memilih untuk Bergabung dengan Rusia

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Penduduk Greenland bisa memilih untuk bergabung dengan Rusia jika Presiden AS Donald Trump tidak segera mengambil tindakan untuk mengamankan pulau Arktik tersebut.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, seperti dilaporkan Interfax, Senin, 12 Januari 2026.

“Trump perlu segera bertindak. Menurut informasi yang belum diverifikasi, dalam beberapa hari ke depan mungkin akan ada referendum mendadak, di mana seluruh penduduk Greenland yang berjumlah 55.000 jiwa dapat memilih untuk bergabung dengan Rusia,” kata Medvedev.

“Dan kemudian selesai. Tidak ada bintang kecil baru di bendera (AS),” lanjutnya.

Sebelumnya, Trump telah menghidupkan kembali dorongannya agar Amerika Serikat mengambil alih kendali Greenland, wilayah Denmark yang berpemerintahan sendiri.

Trump beralasan, Washington perlu memiliki Greenland untuk mencegah Rusia. Menurutnya, lokasi dan sumber dayanya menjadikan Greenland vital bagi keamanan nasional, yang memicu keberatan keras dari Denmark dan Greenland.

Meskipun Rusia tidak mengklaim Greenland, mereka telah lama memantau peran strategis pulau itu dalam keamanan Arktik, mengingat posisinya di jalur Atlantik Utara dan keberadaan fasilitas militer dan pengawasan ruang angkasa utama AS di sana.

Kremlin belum mengomentari dorongan baru Trump, tetapi menyebut Arktik sebagai zona kepentingan nasional dan strategis Rusia.

Tahun lalu, Kremlin mengatakan bahwa mereka mengamati dengan saksama perdebatan “yang cukup dramatis” seputar Greenland.

Invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022 telah merusak banyak kerja sama di Arktik. Seiring perubahan iklim membuka jalur dan prospek sumber daya baru, wilayah tersebut menjadi semakin diperebutkan.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

PBB Sebut Setidaknya 100 Anak Tewas di Gaza Sejak Gencatan Senjata

finnews.id – PBB menyatakan setidaknya 100 anak telah tewas akibat serangan udara...

Aksi kerusuhan di Iran telah tewaskan 2.000 orang.
Internasional

Pejabat Iran: 2.000 Orang Tewas dalam Aksi Protes!

finnews.id – Sekitar 2.000 orang, termasuk personel keamanan, tewas dalam aksi protes...

InternasionalNews

Seorang Wisatawan Wanita Meregang Nyawa karena Diserang Hiu

finnews.id – Serangan hiu adalah peristiwa ketika hiu menggigit atau melukai manusia,...

Internasional

Negara yang Berbisnis dengan Iran Terancam Kena Tarif 25 Persen dari AS

IKNPOS.ID – President Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa negara-negara yang berbisnis...