Finnews.id – Permainan domino kini memasuki babak baru dalam sejarah olahraga Indonesia. Melalui deklarasi Pengurus Besar Olahraga Domino Indonesia (ORADO), domino resmi diakui sebagai olahraga nasional yang dikelola secara profesional dan berjenjang.
Momentum penting ini menandai perubahan besar, dari domino yang selama ini dikenal sebagai permainan rakyat, menjadi cabang olahraga (cabor) dengan sistem pembinaan atlet, kompetisi resmi, serta standar etika dan aturan nasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan pengakuan domino sebagai olahraga nasional harus dibarengi dengan tata kelola yang serius dan modern.
“Domino harus dikembangkan sebagai olahraga nasional yang menjunjung sportivitas, prestasi, dan nilai fair play,” ujar Erick beberapa waktu lalu.
Menurutnya, profesionalisme menjadi kunci agar domino dapat sejajar dengan cabang olahraga lainnya di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai organisasi induk, ORADO mengemban tugas strategis dalam pembinaan atlet domino, penyusunan regulasi pertandingan, serta penyelenggaraan kompetisi nasional yang berjenjang dan berkesinambungan.
ORADO juga bertanggung jawab menjaga marwah olahraga domino melalui standar etika, sistem penilaian yang adil, dan tata kelola organisasi yang transparan.
Kejuaraan Nasional Siap Digelar Tahun Ini
Ketua Umum ORADO Yooky Tjahrial menyebut deklarasi ini sebagai langkah awal menuju profesionalisasi domino di Indonesia.
Salah satu agenda utama ORADO adalah menggelar kejuaraan domino terbesar se-Indonesia.
“Melalui kampanye #DominoNaikKelas, kami ingin menjaring atlet-atlet terbaik yang siap bersaing di level nasional hingga internasional. Tahun ini kami mulai dengan kejuaraan berjenjang dari daerah,” ungkap Yooky.
Sebelum deklarasi ORADO, komunitas domino di Indonesia tersebar di 32 provinsi tanpa payung organisasi nasional.
Kini, seluruh komunitas tersebut resmi berada dalam satu wadah pembinaan terpusat.
Saat ini, ORADO telah membentuk 38 pengurus provinsi dan lebih dari 300 pengurus kabupaten/kota di seluruh Indonesia.