Finnews.id – Bayern Munich mengawali tahun baru 2026 dengan performa yang sangat mengerikan. Bermain di bawah suhu dingin pasca jeda musim dingin, tim asuhan Vincent Kompany tersebut sukses menghancurkan Wolfsburg dengan skor telak 8-1 pada Minggu waktu setempat.
Kemenangan fantastis ini membuat Bayern kini unggul 11 poin di puncak klasemen Bundesliga, memperkokoh posisi mereka sebagai calon kuat juara musim ini.
Michael Olise tampil sebagai bintang lapangan dengan torehan dua gol. Tak ketinggalan, Harry Kane dan Luis Díaz turut menyumbangkan masing-masing satu gol dalam laga yang didominasi total oleh Die Roten.
Pesta gol di Allianz Arena semakin lengkap berkat gol dari Raphael Guerreiro dan Leon Goretzka, ditambah dua gol bunuh diri dari pemain Wolfsburg yang kewalahan meredam gempuran tuan rumah.
Meski menang besar, Bayern sempat mengalami momen gugup ketika Dzenan Pejcinovic menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-13 akibat kesalahan intersep Konrad Laimer.
Harry Kane juga sempat membuat pendukung Bayern khawatir setelah mengalami masalah pada pergelangan kakinya akibat benturan dengan bek Moritz Jenz. Beruntung, penyerang asal Inggris tersebut mampu melanjutkan pertandingan dan kembali mengacak-acak pertahanan lawan.
Vincent Kompany mengaku sangat puas dengan mentalitas anak asuhnya yang tidak mengendurkan serangan meski sudah unggul jauh. Rekor Bayern musim ini tergolong luar biasa; mereka telah mengemas 63 gol hanya dalam 16 pertandingan liga—rata-rata hampir empat gol per laga—dan baru kebobolan 12 kali.
Hingga saat ini, Bayern Munich menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di lima liga top Eropa.
Hasil ini kontras dengan nasib para pesaing terdekat mereka. Borussia Dortmund tertahan imbang 3-3 oleh Eintracht Frankfurt, sementara juara bertahan Bayer Leverkusen justru tumbang 1-4 di tangan Stuttgart. Di sisi lain, Wolfsburg kini semakin terpuruk di posisi ke-14, hanya terpaut tiga poin dari zona degradasi.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin bagi Bayern, melainkan pesan kuat bagi seluruh pesaingnya di Bundesliga. Dengan selisih poin yang kian menjauh dan ketajaman lini depan yang merata, jalan Bayern Munich menuju gelar juara ke-34 mereka tampak semakin mulus tanpa hambatan berarti.