Home Hukum & Kriminal SKANDAL DISKON PAJAK! Tukin Rp117 Juta Masih Kurang? Segini Gaji Pegawai Pajak Jakut yang Kena OTT KPK
Hukum & Kriminal

SKANDAL DISKON PAJAK! Tukin Rp117 Juta Masih Kurang? Segini Gaji Pegawai Pajak Jakut yang Kena OTT KPK

Bagikan
SKANDAL DISKON PAJAK, Tukin Rp117 Juta Masih Kurang, Segini Gaji Pegawai Pajak Jakut yang Kena OTT KPK
SKANDAL DISKON PAJAK, Tukin Rp117 Juta Masih Kurang, Segini Gaji Pegawai Pajak Jakut yang Kena OTT KPK
Bagikan

Finnews.id – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara kembali mencoreng citra institusi keuangan negara.

Kasus ini melibatkan oknum pegawai DJP dan Wajib Pajak (WP) yang diduga melakukan kongkalikong untuk memangkas nilai kewajiban pajak.

Kejadian ini memicu pertanyaan besar. Mengapa pegawai pajak yang dikenal sebagai “anak emas” negara dengan penghasilan tertinggi masih nekat menerima suap?

Padahal, sesuai regulasi, mereka memiliki struktur tunjangan yang jauh melampaui rata-rata Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya di Indonesia.

Tukin Termahal di Indonesia

Pegawai DJP Kemenkeu merupakan satu-satunya kelompok ASN yang menikmati Tunjangan Kinerja (Tukin) dengan angka yang sangat mencolok.

Hal ini diatur dalam Perpres Nomor 37 Tahun 2015. Bahkan untuk level terendah, tunjangannya sudah melebihi gaji pokok banyak profesi lain.

Rincian Tukin di lingkungan DJP berdasarkan peringkat jabatan:

  • Level Eselon I (Puncak):

    • Peringkat Jabatan 27: Rp 117.375.000
    • Peringkat Jabatan 26: Rp 99.720.000
    • Peringkat Jabatan 24: Rp 84.604.000
  • Level Eselon II:

    • Peringkat Jabatan 23: Rp 81.940.000
    • Peringkat Jabatan 20: Rp 56.780.000
  • Level Menengah & Pelaksana (Eselon III ke Bawah):

    • Peringkat Jabatan 19: Rp 46.478.000
    • Peringkat Jabatan 15: Rp 19.058.000 – Rp 25.411.600
    • Peringkat Jabatan 10: Rp 10.256.950 – Rp 13.986.750
    • Peringkat Jabatan Terendah (Jabatan 4): Rp 5.361.800

 Gaji Pokok PNS Berdasarkan PP Nomor 5 Tahun 2024

Selain mendapatkan tunjangan kinerja yang melimpah, para pegawai pajak tetap menerima gaji pokok bulanan sesuai dengan ketentuan umum ASN di Indonesia.

Daftar Gaji Pokok PNS Berdasarkan Golongan

Berikut adalah daftar gaji pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) berdasarkan golongan:

Gaji PNS Golongan I

  • Golongan Ia: Rp 1.685.700 – Rp 2.522.600
  • Golongan Ib: Rp 1.840.800 – Rp 2.670.700
  • Golongan Ic: Rp 1.918.700 – Rp 2.783.700
  • Golongan Id: Rp 1.999.900 – Rp 2.901.400

Gaji PNS Golongan II

  • Golongan IIa: Rp 2.184.000 – Rp 3.643.400
  • Golongan IIb: Rp 2.385.000 – Rp 3.797.500
  • Golongan IIc: Rp 2.485.900 – Rp 3.958.200
  • Golongan IId: Rp 2.591.100 – Rp 4.125.600

Gaji PNS Golongan III

  • Golongan IIIa: Rp 2.785.700 – Rp 4.575.200
  • Golongan IIIb: Rp 2.903.600 – Rp 4.768.800
  • Golongan IIIc: Rp 3.026.400 – Rp 4.970.500
  • Golongan IIId: Rp 3.154.400 – Rp 5.180.700

Gaji PNS Golongan IV

  • Golongan IVa: Rp 3.287.800 – Rp 5.399.900
  • Golongan IVb: Rp 3.426.900 – Rp 5.628.300
  • Golongan IVc: Rp 3.571.900 – Rp 5.866.400
  • Golongan IVd: Rp 3.723.000 – Rp 6.114.500
  • Golongan IVe: Rp 3.880.400 – Rp 6.373.200

Dengan akumulasi gaji pokok dan tunjangan kinerja yang bisa mencapai angka tiga digit per bulan bagi pejabat tinggi, skandal suap di Jakarta Utara ini menjadi ironi dalam upaya reformasi birokrasi.

Bagikan
Artikel Terkait
Hukum & Kriminal

Debt Collector Tusuk Advokat di Tangerang, Mandiri Tunas Finance Harus Tanggung Jawab

finnews.id – Kasus penusukan advokat oleh debt collector di Tangerang Selatan memicu...

Hukum & Kriminal

Update Kasus Brimob Tual: Usai Dipecat, Bripda MS Terancam 15 Tahun Penjara

finnews.id – Proses hukum terhadap Bripda Mesias Viktor Siahaya (MS), oknum anggota...

Hukum & Kriminal

Pelaku Penusukan Advokat di Tangsel DIRINGKUS Polda Metro

finnews.id – Subdit Jatanras Polda Metro Jaya segera bergerak cepat menyelidiki kasus...

Hukum & Kriminal

Komnas HAM: Pecat Saja Tak Cukup, Anggota Brimob Penewas Anak di Tual Wajib Dipidana!

finnews.id – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengeluarkan pernyataan tegas...