finnews.id – Motorola kembali menunjukkan ambisinya di kelas flagship dengan memperkenalkan Motorola Signature, ponsel premium terbaru yang menggabungkan desain tipis, performa ekstrem, dan teknologi kamera kelas atas. Perangkat ini diposisikan sebagai senjata utama Motorola untuk bersaing di pasar ponsel flagship global.
Mengutip laporan GSM Arena, Kamis, Motorola Signature tampil menawan dengan layar AMOLED 6,8 inci beresolusi Full HD+ dan refresh rate super cepat 165Hz. Tak hanya responsif, layar ini juga mampu mencapai tingkat kecerahan puncak hingga 6.200 nits, membuat tampilan tetap jelas bahkan di bawah terik matahari.
Motorola turut membekali layar tersebut dengan Dolby Vision, HDR10+, serta sertifikasi Pantone Color dan Pantone SkinTone, memastikan akurasi warna dan tampilan kulit yang lebih natural. Perlindungan Gorilla Glass Victus 2 menambah rasa aman dari goresan dan benturan.
Tiga Kamera 50 MP, Andalkan Sensor Sony Terbaru
Di sektor fotografi, Motorola Signature tampil agresif dengan tiga kamera belakang 50 megapiksel. Kamera utamanya mengandalkan sensor Sony Lytia 828 dengan bukaan f/1.6 serta optical image stabilization (OIS) untuk hasil foto yang tajam dan stabil.
Kamera ultra-wide 122 derajat turut mendukung mode makro, sementara kamera telefoto periskop menggunakan sensor Sony Lytia 600 dengan kemampuan zoom optik 3x. Untuk kebutuhan swafoto dan video call, Motorola menyematkan kamera depan 50 MP berbasis sensor Sony Lytia 500 yang sudah mendukung autofocus, fitur yang masih jarang ditemui di kamera depan ponsel.
Performa Kelas Atas dengan Snapdragon 8 Gen 5
Urusan performa, Motorola Signature ditenagai Snapdragon 8 Gen 5, chipset terkencang Qualcomm saat ini. Prosesor tersebut dipadukan dengan RAM hingga 16GB LPDDR5X dan penyimpanan internal hingga 1TB UFS 4.1, menjamin performa mulus untuk gaming berat, multitasking, hingga kebutuhan profesional.
Ponsel ini menjalankan Android 16 dengan dukungan fitur berbasis kecerdasan buatan Moto AI. Motorola juga memberikan komitmen jangka panjang berupa pembaruan sistem operasi dan keamanan hingga tujuh tahun, sebuah nilai tambah besar di segmen flagship.