Home Internasional Salju Ekstrem Landa Eropa, Enam Orang Meninggal Dunia
Internasional

Salju Ekstrem Landa Eropa, Enam Orang Meninggal Dunia

Bagikan
Salju Ekstrem, Image: Kerttu / Pixabay
Bagikan

finnews.id – Fenomena salju ekstrem kembali melanda Eropa dan menimbulkan dampak serius terhadap keselamatan manusia serta sistem transportasi lintas negara. Enam orang dilaporkan meninggal dunia akibat insiden yang berkaitan langsung dengan kondisi cuaca ekstrem, sementara ratusan penerbangan dibatalkan dan ribuan penumpang terjebak di bandara utama. Peristiwa ini menunjukkan bagaimana kombinasi suhu rendah, curah salju tinggi, dan lapisan es hitam mampu melumpuhkan aktivitas modern yang sangat bergantung pada mobilitas cepat dan infrastruktur kompleks.

Salju ekstrem bukan sekadar peristiwa musiman biasa. Dalam beberapa dekade terakhir, para ilmuwan iklim mencatat peningkatan frekuensi cuaca ekstrem di lintang menengah, termasuk Eropa. Kondisi ini berkaitan erat dengan perubahan pola atmosfer global yang dipengaruhi pemanasan Arktik dan melemahnya polar vortex, sehingga udara dingin dapat bergerak lebih jauh ke selatan.

Dampak Fatal di Prancis dan Bosnia

Korban jiwa akibat salju ekstrem Melanda Eropa tercatat di beberapa wilayah. Lima orang meninggal di Prancis dalam dua kawasan berbeda akibat kecelakaan lalu lintas yang dipicu oleh es hitam, lapisan es tipis yang hampir tak terlihat di permukaan jalan. Es hitam terbentuk ketika suhu permukaan jalan berada di bawah titik beku, sementara kelembapan tetap tinggi, menciptakan kondisi yang sangat berbahaya bagi pengendara.

Satu korban lainnya dilaporkan di Sarajevo, Bosnia, ketika salju basah dengan ketebalan mencapai sekitar 40 sentimeter menimpa sebuah pohon hingga tumbang dan mengenai seorang warga. Peristiwa ini memperlihatkan bahwa bahaya salju ekstrem tidak hanya berasal dari kecelakaan kendaraan, tetapi juga dari beban struktural pada pepohonan, bangunan, dan infrastruktur kota.

Secara ilmiah, salju basah memiliki densitas lebih tinggi dibanding salju kering. Studi meteorologi menunjukkan bahwa salju dengan kandungan air tinggi dapat meningkatkan tekanan mekanis pada struktur hingga dua kali lipat, sehingga risiko runtuhnya pohon dan atap bangunan meningkat signifikan.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

NASA Tunda Spacewalk di ISS karena Masalah Kesehatan Astronaut

finnews.id – NASA menunda spacewalk yang semula dijadwalkan berlangsung pada Kamis di...

Internasional

AS Tarik Diri, PBB Tegaskan Kontribusi Tetap Wajib Dibayar

finnews.id – Amerika Serikat telah mengumumkan penarikan partisipasinya dari 31 entitas Perserikatan...

Internasional

Wanita Ini Iseng-iseng Beli Lotere, Eh Menang Rp30 Miliar

finnews.id – Seorang wanita di North Carolina baru-baru ini mengalami perubahan hidup...

Internasional

Gelombang Unjuk Rasa di Iran Berlanjut, Akses Internet Dilaporkan Lumpuh

finnews.id – Gelombang unjuk rasa di Iran berlanjut memasuki malam ke-12 dengan...