Home Sports Joe Willock Kembali Alami Serangan Rasial, Newcastle dan Polisi Turun Tangan
Sports

Joe Willock Kembali Alami Serangan Rasial, Newcastle dan Polisi Turun Tangan

Bagikan
Joe Willock, Newcastle United, Image: @joewillock / Instagram
Bagikan

finnews.id – Joe Willock kembali menjadi sasaran pelecehan rasial di media sosial setelah Newcastle United menang 2-0 atas Crystal Palace pada akhir pekan lalu. Gelandang asal Inggris itu menerima sejumlah pesan langsung di Instagram yang berisi hinaan rasial dan ancaman kekerasan terhadap dirinya serta keluarganya.

Newcastle United segera mengambil tindakan dengan menghubungi polisi dan menyatakan keprihatinannya terhadap perlakuan tersebut. Klub menekankan bahwa menghapus konten atau menggunakan filter pesan tidak cukup, dan menuntut langkah lebih tegas dari platform media sosial untuk melindungi penggunanya.

Tindakan Klub dan Kepolisian

Klub menegaskan bahwa keselamatan dan dukungan terhadap Willock menjadi prioritas utama. “Kami telah melaporkan masalah ini ke polisi dan akan mendukung sepenuhnya penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan mempertanggungjawabkannya,” ujar pernyataan resmi Newcastle United.

Northumbria Police mengonfirmasi telah membuka penyelidikan dan bekerja sama dengan UK Football Policing Unit. Pihak kepolisian menegaskan bahwa diskriminasi tidak memiliki tempat dalam masyarakat dan komunitas.

Dampak dan Reaksi Publik

Kasus ini bukan pertama kali terjadi pada Willock. Sebelumnya, ia juga mengalami pelecehan serupa setelah Newcastle kalah 2-1 dari Fulham pada Februari tahun lalu. Ancaman berulang ini menyoroti masalah pelecehan rasial yang masih marak di media sosial, terutama bagi pesepak bola profesional.

Richard Offiong, koordinator kampanye Show Racism the Red Card, menyatakan bahwa pelecehan ini “sangat mengganggu” dan menekankan perlunya tindakan lebih tegas dari platform media sosial. “Langkah yang lebih kuat diperlukan untuk mengidentifikasi pelaku dengan cepat, menghapus konten berbahaya, dan memastikan pelaku menghadapi konsekuensi nyata,” kata Offiong.

Sementara itu, badan anti-diskriminasi Kick It Out menyatakan dukungannya terhadap Willock dan menyerukan agar perusahaan media sosial mengambil tindakan lebih efektif. Mereka menyoroti lonjakan kasus pelecehan online pada musim ini dan menekankan bahwa pelaku harus bertanggung jawab.

Bagikan
Artikel Terkait
Skandal Munaslub PSTI 2025: 'Bau Amis' Rekayasa dan Tudingan Mafia Olahraga Memanas!
Sports

Skandal Munaslub PSTI 2025: ‘Bau Amis’ Rekayasa dan Tudingan Mafia Olahraga Memanas!

finnews.id – Dunia olahraga Indonesia kembali diguncang isu panas. Kali ini, cabang...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Sports

Gubernur Pramono: Saya Berharap Persija Sukses Main di Bandung!

finnews.id – Duel klasik Persib Bandung vs Persija Jakarta akan tersaji di...

Menpora Erick Thohir.
Sports

Hapus Stigma Negatif, Domino Didorong Jadi Bagian Sport Industry

finnews.id – Melalui terbentuknya Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO), domino kini mulai...

Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari
Sports

Tuntaskan Dendam! Febriana/Meilysa Tumbangkan Unggulan Tuan Rumah di Malaysia Open 2026

finnews.id – Ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari akhirnya mematahkan...