Home Lifestyle Orang dengan IQ Tinggi akan Memiliki Sikap ini
Lifestyle

Orang dengan IQ Tinggi akan Memiliki Sikap ini

Ciri iq tinggi

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Percaya tidak percaya, seseorang yang memiliki IQ cukup tinggi umumnya memiliki bahasa tubuh yang lain dari orang kebanyakan.

Lantas apa hubungan Bahasa tubuh dengan afirmasi kata?

Bahasa tubuh sering kali lebih jujur daripada kata-kata karena gerakan dan ekspresi tubuh sulit untuk sepenuhnya dikontrol. Begitu pula dengan orang ber-IQ tinggi yang cenderung menampilkan bahasa tubuh tertentu secara alami, tanpa disadari, tetapi bisa menjadi indikator dari ketajaman berpikir dan kepercayaan diri mereka.

Berikut 3 bahasa tubuh orang cerdas yang dilansir dari Bolde. Jangan lewatkan ulasannya di bawah ini untuk mengetahui tanda-tanda orang pintar ini dan mempelajari lebih lanjut bagaimana membaca bahasa tubuh orang cerdas tersebut secara efektif!

1. Mendengarkan secara Aktif dan Melakukan Kontak Mata

Ciri orang ber-IQ tinggi pertama adalah menunjukkan keterampilan mendengarkan secara aktif dengan cara tidak hanya sekadar mendengar kata-kata lawan bicara, tetapi juga mengekspreksikan perhatian melalui kontak mata yang konsisten, anggukan di momen yang tepat, dan tanggapan yang bijaksana. Perilaku ini menandakan tingkat keterlibatan kognitif yang tinggi karena orang tersebut mampu memproses informasi secara mendalam, memahami konteks pembicaraan, serta menganalisis makna di balik setiap pernyataan.

Dengan memperlihatkan keseriusan dan ketelitian dalam mendengarkan, mereka menciptakan suasana perbincangan yang lebih hangat dan terbuka sehingga memungkinkan terbangunnya hubungan yang lebih dalam dan kuat. Sikap ini juga membuat kedua belah pihak mampu mencapai kesepahaman dengan lebih efektif.

2. Menampilkan Postur Percaya Diri dan Santai

Postur seseorang sering menjadi cerminan langsung dari tingkat kepercayaan diri dan kecerdasannya. Ketika seseorang duduk atau berdiri dengan tegak, sambil menjaga bahu tetap rileks dan bahasa tubuh yang terbuka, ia tidak hanya menunjukkan rasa percaya diri, tetapi juga menegaskan ketajaman cara berpikirnya.

Sikap yang santai ini juga membuat terciptanya aura nyaman di sekitarnya sehingga orang lain merasa lebih mudah mendekat dan terlibat dalam percakapan. Dengan postur yang tepat seperti ini, komunikasi menjadi lebih efektif karena orang lain cenderung merespons dengan terbuka dan interaksi yang terjadi pun lebih bermakna.

3. Jeda Sejenak Sebelum Berbicara

Mengambil jeda sejenak sebelum menanggapi pertanyaan atau komentar menunjukkan bahwa seseorang tidak terburu-buru dalam berbicara, melainkan benar-benar memproses informasi yang diterima dengan cermat. Saat mengambil jeda, seseorang memiliki kesempatan untuk menimbang kata-kata yang tepat, menyusun argumen yang logis, dan memastikan pesan yang disampaikan akurat serta bernilai.

Bagikan
Artikel Terkait
Kabar Baik! BPW Indonesia & RS Siloam Siapkan 25.000 Kuota Screening Kanker Payudara Gratis
Lifestyle

KABAR BAIK! BPW Indonesia dan RS Siloam Siapkan 25.000 Kuota Screening Kanker Payudara Gratis

finnews.id – Kanker payudara masih menjadi momok menakutkan sekaligus penyebab kematian tertinggi...

Lifestyle

Bandwagon Effect: Fenomena Ikut-Ikutan dalam Psikologi Sosial

finnews.id – Bandwagon Effect: Ketika Pilihan Publik Dibentuk oleh Arus Mayoritas Fenomena...

Lifestyle

Bukan Sekadar Ikut-Ikutan, Ini Alasan Remaja Sulit Lepas dari Tren

finnews.id – Kenapa Remaja Gampang Ikut Tren? Remaja sering kali menjadi kelompok...

Lifestyle

FOMO Berujung Petaka: Fenomena Anak Muda Menghirup Gas Tertawa

finnews.id – Fenomena Anak Muda Memakai Gas Tertawa karena FOMO Dalam beberapa...