finnews.id – Insiden kecelakaan lalu lintas di Tol Trans-Sumatera KM 136 B, ruas Bakauheni–Terbanggi Besar, Lampung Tengah, Kamis (20/11/2025), mendadak berubah menjadi pengungkapan kasus narkoba dalam jumlah besar.
Sebuah Nissan X-Trail yang ringsek setelah diduga menabrak truk, justru menyimpan muatan terlarang berupa puluhan ribu pil ekstasi.
Saat tiba di lokasi, petugas tidak menemukan pengemudi maupun penumpang. Kondisi kendaraan yang rusak parah tanpa adanya korban di sekitar titik kejadian memicu kecurigaan aparat.
Tas-Tas Misterius Ditemukan di Bawah Jembatan
Penyisiran area pun dilakukan. Berkat kejelian anggota TNI yang tiba lebih dahulu, petugas menemukan enam tas yang dibuang di bawah jembatan dekat lokasi tabrakan.
Setelah diperiksa, tas-tas tersebut berisi 34 paket narkoba, dengan total mencapai 75.000 butir ekstasi berwarna merah, oranye, dan merah muda.
Rinciannya:
1 tas ditemukan di dalam mobil
1 tas tercecer di badan jalan
4 tas dibuang di luar jalur tol, tepatnya di bawah jembatan.
Penempatan barang bukti ini diduga merupakan upaya putus asa pelaku untuk menghilangkan jejak sebelum melarikan diri.
Alat Isap dan Serbuk Putih Ditemukan di Dalam Mobil
Selain tumpukan ekstasi, petugas juga menemukan Bong (alat isap narkoba), Klip plastik berisi serbuk putih, Lencana Polri di kursi pengemudi.
Temuan ini menguatkan dugaan bahwa sopir mengemudi dalam pengaruh narkoba.
“Kami temukan mobil dalam kondisi ringsek tanpa pengemudi. Di dalam kendaraan terdapat alat isap dan serbuk putih, diduga sopir menggunakan narkoba,” ujar Iptu Heriansyah, Kanit 3 PJR Ditlantas Polda Lampung.
Kecelakaan diduga terjadi akibat human error, ketika sopir kehilangan fokus dan menabrak bagian belakang truk.
Peran Anggota TNI dalam Pengungkapan
Kasus ini terungkap berkat kecepatan dua anggota TNI saat menangani kecelakaan:
Sertu Eko Wahyudi, Babinsa Koramil 411-11/Terbanggi Besar
Serda Juntak, anggota Korem 043/Gatam
Mereka menjadi saksi mata kecelakaan mobil berpelat D 1160 UN tersebut. Menemukan mobil kosong, mereka langsung melakukan penyisiran dan menemukan tas-tas mencurigakan.
“Anggota kami tidak hanya memeriksa kendaraan, tapi menyisir area sekitar dan menemukan enam tas yang dibuang ke bawah jembatan Tol Karang Endah.” ujar Dandim 0411/KM, Letkol Inf Noval Darmawan.
Identitas Pemilik Mobil Masih Misterius
Polisi kini menyelidiki identitas pemilik mobil dan siapa yang membawa narkoba tersebut. Seluruh barang bukti dan kendaraan telah diamankan di Polda Lampung.
“Jumlah pil ekstasi dipastikan mencapai puluhan ribu. Saat ini penyidik sedang menelusuri keberadaan pengemudi yang kabur.” ujar Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.
Upaya pengejaran kini ditangani oleh Ditresnarkoba Polda Lampung.
Lencana Polri Meningkatkan Teka-Teki
Di antara banyaknya barang bukti, penemuan lencana Polri di kursi pengemudi memunculkan tanda tanya besar:
Apakah pelaku anggota kepolisian?
Apakah lencana itu palsu?
Atau sengaja ditinggalkan untuk mengaburkan identitas?
Penyidik masih mendalami keterkaitan lencana tersebut dengan kasus narkoba kelas besar ini.
Kecelakaan yang Membuka Tabir Jaringan Narkoba
Kecelakaan di Tol Bakauheni–Terbanggi Besar ini bukan sekadar insiden lalulintas.
Peristiwa ini justru membuka tabir jaringan narkoba dengan jumlah ekstasi mencapai 75.000 butir, salah satu penemuan terbesar di Lampung dalam beberapa tahun terakhir.
Polisi kini fokus mengejar pelaku yang kabur, mengusut pemilik mobil, serta menelusuri jaringan pengedar yang lebih besar.