Home Megapolitan Takut Dihakimi Massa, Maling Nekat Terjun ke Kali Sunter Berujung Tewas Tenggelam
Megapolitan

Takut Dihakimi Massa, Maling Nekat Terjun ke Kali Sunter Berujung Tewas Tenggelam

Bagikan
Ilustrasi maling tewas tenggelam
Ilustrasi jenazah maling tewas tenggelam
Bagikan

finnews.id – Aksi pencurian di kawasan Rawa Badak Utara, Koja, Jakarta Utara berakhir tragis pada Kamis (20/11) pagi. Seorang pria berinisial DM (46) yang diduga maling tewas tenggelam setelah nekat menceburkan diri ke Kali Sunter saat dikejar warga.

Kanit Reskrim Polsek Koja, AKP Fernando, menjelaskan bahwa pelaku ditemukan sudah tidak bernyawa. “Pelaku ini ditemukan tewas tenggelam di Kali Sunter dan jasadnya sudah dievakuasi,” ujarnya.

Insiden bermula sekitar pukul 04.30 WIB, ketika seorang warga yang hendak salat subuh melihat pria mencurigakan mondar-mandir di Jalan Pembangunan, Rawa Badak Utara. Saat ditanya, DM berdalih sedang mencari colokan untuk mengisi daya ponselnya yang mati.

Warga kemudian mengantarnya ke Pos RT 012. Namun sesampainya di lokasi, DM melihat rekannya sudah menunggu di atas motor. Belum sempat ditanya lebih jauh, ia tiba-tiba kabur. Rekannya langsung melarikan diri dengan motor, sementara DM memilih berlari ke arah Kali Sunter.

Dalam kepanikan dan diduga takut dihakimi massa, DM nekat terjun ke kali tersebut. Namun ia tak kunjung muncul ke permukaan.

Warga yang menyaksikan kejadian itu segera meminta bantuan. Polisi tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB dan menghubungi petugas Gulkarmat untuk pencarian.

Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengatakan pihaknya mengerahkan 15 personel. Operasi pencarian dimulai pukul 08.32 WIB, dan sekitar pukul 10.13 WIB, jasad DM berhasil ditemukan dan dievakuasi.

“Setelah melakukan pencarian, akhirnya jasad korban berhasil ditemukan,” kata Gatot.

Pihak kepolisian menegaskan tidak ada korban lain dalam kejadian ini. Dugaan sementara, DM panik saat dikejar warga dan memutuskan melompat ke sungai tanpa mempertimbangkan risiko keselamatannya.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
DPRD DKI berharap kenaikan tarif Transjakarta tak lebih dari Rp2.000.
Megapolitan

DPRD DKI Soroti Manajemen Transjakarta Usai Kecelakaan, Desak Evaluasi Total

finnews.id – Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Francine Widjojo, meminta Pemerintah Provinsi...

Aturan Buka Puasa di MRT Jakarta Makin Ketat, Jangan Sampai Kena Tegur Petugas di Ramadan 2026
Megapolitan

Aturan Buka Puasa di MRT Jakarta Makin Ketat, Jangan Sampai Kena Tegur Petugas!

finnews.id – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah segera tiba, dan mobilitas warga...

Megapolitan

Mobil Wanita Tabrak Rumah Jusuf Kalla di Kebayoran Baru

finnews.id – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Brawijaya IV, Kebayoran Baru,...

One way Puncak Bogor hari ini
Megapolitan

Libur Imlek 2026: Puncak Bogor Macet Parah, Simpang Gadog Jadi Titik Lelah

finnews.id – Memasuki puncak libur panjang Imlek 2026, arus lalu lintas menuju...