Home Tekno Review Steam Machine dari Digital Foundry: Bukan untuk Hardcore Gamer
Tekno

Review Steam Machine dari Digital Foundry: Bukan untuk Hardcore Gamer

Bagikan
Review Steam Machine
Review Steam Machine, Image: Valve
Bagikan

finnews.id – Steam Machine hadir sebagai perangkat gaming untuk ruang tamu dengan konsep yang sederhana. Sejak awal, review Steam Machine ini menarik perhatian karena Valve ingin membawa pengalaman PC gaming yang terasa seperti konsol. Pengguna cukup menyalakan perangkat, lalu langsung bermain. Konsep ini terdengar ideal, tetapi hasil pengujian Digital Foundry menunjukkan bahwa realitanya tidak sesempurna harapan.

Steam Machine memakai SteamOS berbasis Linux. Sistem ini memberi akses ke banyak game PC tanpa pengaturan driver atau konfigurasi teknis yang rumit. Ide besar Valve adalah menciptakan perangkat gaming yang nyaman, ringkas, dan tidak intimidatif. Namun, setelah diuji, Digital Foundry menyebut bahwa perangkat ini belum sepenuhnya memenuhi ambisi tersebut.

Desain Menarik dan Konsep yang Jelas

Valve merancang Steam Machine dengan tampilan premium dan ukuran ringkas. Perangkat ini terlihat modern seperti konsol generasi baru. Steam Controller yang disertakan juga menawarkan pendekatan berbeda melalui trackpad taktil dan sensor gyro.

Digital Foundry menyebut desain ini terasa futuristik. Selain itu, antarmuka SteamOS membuat navigasi terasa mudah bahkan bagi pengguna baru PC gaming. Meskipun begitu, Digital Foundry juga melihat bahwa beberapa elemen software masih membutuhkan penyempurnaan agar pengalaman keseluruhan terasa lebih mulus.

Performa Tidak Selalu Konsisten

Saat masuk ke bagian performa, hasilnya mulai berubah. Steam Machine mampu menjalankan beberapa game dengan stabil. Tetapi, game yang lebih berat sering memerlukan kompromi grafis. Digital Foundry menyebut bahwa keterbatasan GPU dan VRAM menjadi penyebab utama. Oleh karena itu, resolusi tinggi atau pengaturan grafis maksimal sering tidak realistis pada perangkat ini.

Selain itu, fitur seperti ray tracing langsung membuat frame rate turun drastis. Karena itu, Steam Machine terasa lebih cocok untuk pengaturan medium atau preset default bawaan game.

Kelebihan yang Tetap Layak Dipertimbangkan

Walaupun performanya belum ideal, performa Steam Machine masih menawarkan beberapa nilai lebih seperti:

Bagikan
Artikel Terkait
Motorola Signature
Tekno

Ini Dia Motorola Signature: HP Layar 165Hz dengan 3 Kamera 50 MP, dan Snapdragon 8 Gen 5

finnews.id – Motorola kembali menunjukkan ambisinya di kelas flagship dengan memperkenalkan Motorola...

Tekno

Fitur Baru WhatsApp: Tinggalkan Pesan Setelah Missed Call

finnews.id – WhatsApp menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna tetap terhubung meskipun...

Tekno

Clicks Hadirkan Communicator Bergaya BlackBerry dengan Keyboard Fisik dan Jack Audio 3.5mm

finnews.id – Clicks Communicator menghadirkan nostalgia ponsel BlackBerry dengan mengembalikan keyboard fisik...

Tekno

Bocoran Galaxy S26 Ultra: Dukung Fast Charging 60W

finnews.id – Samsung kembali menjadi sorotan dengan bocoran terbaru mengenai Galaxy S26...