Home Internasional Australia Ingatkan Pelajar Internasional Tidak Jual Identitas Pribadi
InternasionalLifestyle

Australia Ingatkan Pelajar Internasional Tidak Jual Identitas Pribadi

Jual data pribadi

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Pihak berwenang Australia pada hari Rabu memperingatkan para pelajar internasional yang meninggalkan negara itu agar tidak menjual rekening bank atau identitas resmi mereka kepada kelompok kriminal terorganisasi.

Pusat Koordinasi Kejahatan Siber Gabungan Kepolisian Federal Australia (Australian Federal Police/AFP) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sindikat kriminal yang terlibat dalam kegiatan terlarang menargetkan pelajar internasional dengan menawarkan imbalan uang tunai untuk dapat mengakses data rekening bank dan dokumen identitas pribadi mereka.

Pihak berwenang mengatakan bahwa pelajar asing yang bersiap meninggalkan Australia ditawari hingga 500 dolar Australia (1 dolar Australia = Rp10.869) sebagai imbalan untuk akses data rekening bank mereka, dengan iming-iming komisi sekitar 10 persen dari dana yang masuk ke rekening mereka.

AFP mengatakan bahwa para pelaku kejahatan siber ini akan menggunakan rekening bank tersebut untuk kegiatan terlarang seperti pencucian uang dan operasi penipuan berskala besar, yang berpotensi menyeret para pelajar ke dalam jaringan kejahatan.

Dokumen berisi identitas pribadi seperti paspor, surat izin mengemudi (SIM), dan tanda pengenal resmi yang dikeluarkan pemerintah yang dapat digunakan untuk membuka rekening bank atas nama pelajar terkait juga sangat diminati oleh pelaku, kata AFP.

Kepala Detektif AFP Marie Andersson mengatakan bahwa pelajar yang menjual data rekening bank atau dokumen pribadi mereka kepada sindikat kriminal dapat menghadapi tuntutan pidana, pembatalan visa, dan larangan permanen untuk kembali ke Australia.

“Kami menyaksikan jaringan kriminal di luar negeri melakukan tindak pencucian uang hingga jutaan dolar melalui rekening bank milik anak muda, dan akibatnya, mereka dapat terseret dalam dakwaan tindak kriminal pencucian uang,” ujarnya.

AFP mendesak para pelajar untuk menutup rekening bank lokal mereka dan mengamankan data personal maupun identitas pribadi yang tersimpan dalam format digital sebelum meninggalkan Australia.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Pria Ini Menang Lotere Senilai Rp510 Miliar: Ada Cerita Menarik di Baliknya

finnews.id – Seorang pria berusia 73 tahun dari Macomb County, Michigan, mencatat...

Presiden AS Donald Trump.
Internasional

Trump Siapkan Kekuatan Militer AS untuk Invasi Greenland

finnews.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi global. Ia...

resep jengkol balado padang
Lifestyle

Cara Bikin Jengkol Balado Padang yang Nampol: Nambah Terus Jadinya

finnews.id – Jengkol balado adalah hidangan khas Minang yang terkenal dengan rasa...

Internasional

U.S. Warns Its Citizens in Venezuela to Be Wary of Paramilitary Groups

finnews.id – The United States has urged its citizens to leave Venezuela...