Home News Longsor Maut Banjarnegara Kubur 20 Rumah, 1 Orang Dilaporkan Tewas
News

Longsor Maut Banjarnegara Kubur 20 Rumah, 1 Orang Dilaporkan Tewas

Bagikan
Longsor Banjarnegara
Bencana tanah longsor besar melanda Dusun Situkung, Banjarnegara, menimbun sekitar 20 rumah. Satu korban jiwa ditemukan dan tim evakuasi terus berjuang mencari dua warga yang masih terjebak di bawah material longsor.Foto:IG@bpbdbanjarnegara
Bagikan

Finnnews.id – Banjarnegara kembali diterjang tanah longsor tepatnya, Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Minggu 16 November sore. Sebanyak
20 rumah warga terkubur, 1 orang dilaporkan meninggal dunia. Beberapa saat setelah kejadian 2 orang terjebak longsoran namun berhasil diselamatkan.

Bencana alam ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat yang berlangsung selama lebih dari 13 jam.

Longsor di Dusun Situkung, RT 1 hingga 4, RW 3 ini dinilai cukup parah karena material longsor dilaporkan memiliki dimensi cukup besar mencapai sekitar 100 meter dan meliputi area hampir satu hektare.

Satu Korban Jiwa Ditemukan, Dua Warga Lainnya Terjebak

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mengonfirmasi adanya korban jiwa dan korban yang masih hilang. Muhammad Chomsul, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Jateng, menyatakan bahwa satu warga meninggal dunia akibat kejadian ini. Korban Bernama Klewih usia 4 tahun.

Jasad Klewih ditemukan sekitar 1 kilometer (km) dari titik lokasi longsor utama.

Saat ini, upaya evakuasi secara intensif sedang dilakukan oleh tim gabungan karena dua orang warga lainnya dilaporkan masih terjebak di bawah timbunan material longsor.

BPBD mencatat total warga yang terdampak mencapai 180 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 700 jiwa.

“Saat ini ada 20 rumah yang terdampak, terdata pengungsi di kecamatan 221 jiwa,mengungsi 3 RT. Pengungsi ada di kecamatan dan kebun warga
Jumlah penduduk sekitar 700 jiwa dari 180 KK,” jelas Chomsul.

Selain korban meninggal dan yang masih terjebak, dilaporkan pula bahwa dua orang warga mengalami luka-luka dan sedang mendapatkan penanganan medis.

BPBD terus mengimbau warga di sekitar lokasi bencana untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi tanah yang masih labil dan risiko longsor susulan.

Tim evakuasi kini berfokus pada pencarian dua warga yang terjebak sambil mendata lebih rinci tingkat kerusakan 20 rumah yang terdampak.

 

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Hilal Awal Syawal 1446 H
News

Sidang Isbat Ramadan 1447 H Digelar 17 Februari, 96 Titik Rukyat Hilal Disiapkan di Seluruh Indonesia

finnews.id – Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal...

News

Libur IMLEK Bandung Macet Parah, Spot Wisata PADAT

finnews.id – 1,5 Juta Kendaraan Masuk Kota Bandung Selama Libur Imlek 2026...

News

Apakah Begadang hingga Sahur Memengaruhi Sahnya Puasa?

finnews.id – Bulan Ramadan sering kali membuat pola tidur seseorang berubah drastis....

News

Heboh Warga Jateng Serukan Setop Bayar Pajak! Pajak Motor & Mobil Naik Imbas ‘Opsen PKB’, Ini Faktanya

finnews.id – Jagat media sosial Jawa Tengah tengah diguncang aksi protes warga...