Home Lifestyle Baik atau Buruk ya Jika Perut Bayi Bunyi?
Lifestyle

Baik atau Buruk ya Jika Perut Bayi Bunyi?

Perut bayi bunyi

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Perut bayi bunyi sering membuat orang tua khawatir, terutama jika suaranya cukup keras atau muncul berulang kali. Sebenarnya, bunyi perut ini merupakan hal yang wajar dan menandakan kalau saluran pencernaan bayi sedang bekerja. Meski begitu, kondisi ini juga bisa menjadi tanda adanya gangguan pencernaan lho.

Pada masa awal kehidupannya, sistem pencernaan bayi masih dalam proses beradaptasi. Hal ini membuat Anda mungkin sering mendengar perut bayi bunyi, mulai dari suara gemuruh, keroncongan, hingga bunyi-bunyi kecil lainnya. Tenang, kondisi ini umum terjadi dan merupakan bagian dari perkembangan saluran pencernaannya.

Namun, ada kalanya bunyi perut bayi menjadi tanda adanya masalah pada pencernaannya lho, terutama bila muncul bersama gejala lain, seperti sakit perut, rewel, dan tidak mau menyusu. Oleh karena itu, perlu mengenali perbedaan antara bunyi perut yang normal dengan yang disertai gejala lain, agar kesehatan Si Kecil tetap terjaga.

Inilah Penyebab dan Cara Mengatasi Perut Bayi Bunyi

Perut bayi bunyi bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan ya. Bunyi ini muncul karena adanya pergerakan makanan, cairan, dan udara di dalam saluran pencernaan.

Saat makanan bercampur dengan cairan dan udara yang masuk, usus akan bekerja mencerna, sehingga menimbulkan bunyi. Itulah mengapa suara ‘krucuk-krucuk’ sering terdengar setelah Si Kecil menyusu atau makan. Selain itu, ada juga beberapa kondisi lain yang dapat membuat perut bayi bunyi, di antaranya:

Bayi sedang lapar

Perut bayi bunyi bisa terjadi saat ia sedang lapar. Ketika perut dalam keadaan kosong, usus tetap bergerak untuk membersihkan sisa makanan atau minuman yang tertinggal. Nah, gerakan usus ini akan memicu munculnya suara “krucuk-krucuk” atau keroncongan pada perut bayi.

Namun, Bunda tidak perlu khawati, karena bunyi ini merupakan tanda alami dari tubuh bahwa bayi memerlukan asupan ASI atau susu formula. Oleh karena itu, Bunda bisa segera memenuhi kebutuhan makan Si Kecil, seperti memberikan ASI, susu formula, atau MPASI, sebelum ia menjadi rewel.

Adaptasi saluran pencernaan

Pada bulan-bulan awal kehidupannya, adaptasi saluran pencernaan menjadi salah satu penyebab utama perut bayi bunyi. Pasalnya, sistem pencernaan bayi masih dalam proses berkembang dan menyesuaikan diri untuk menerima ASI, susu formula, atau makanan pendamping.

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

Fenomena Cewek Chindo PIK: Antara Gaya Hidup, Identitas, dan Stereotip Media Sosial

finnews.id – Istilah “Cewek Chindo PIK” belakangan kerap muncul di media sosial,...

Lifestyle

Tahun Kuda Api di Imlek 2026: Simbol Energi, Keberanian, dan Perubahan

finnews.id – Imlek 2026 menandai datangnya Tahun Kuda Api dalam penanggalan Tionghoa....

Lifestyle

Imlek 2026, Shio yang Dirayakan jadi Simbol Energi dan Keberanian

finnews.id – Imlek atau Tahun Baru Imlek adalah perayaan Tahun Baru dalam...

Lifestyle

Imlek 2026: Kapan, Filosofi dan Tradisi Perayaannya

finnews.id – Tahun Baru Imlek jatuh pada hari Selasa, 17 Februari 2026...