Home Lifestyle Bendungan Terluas Hadir di NTT, Dimana Tepatnya?
Lifestyle

Bendungan Terluas Hadir di NTT, Dimana Tepatnya?

Bendungan ntt

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan air, pemerintah terus membangun sebuah bendungan di berbagai wilayah Indonesia.

Salah satunya pembangunan bendungan yang dibangun di wilayah terluas di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Adapun wilayah tersebut adalah Kabupaten Kupang.

Berdasarkan data BPS, Kabupaten Kupang memiliki luas wilayah sekitar 5.136,51 km2.

Dimana menjadikan kabupaten Kupang ini sebagai wilayah terluas kedua di NTT setelah kabupaten Sumba Timur.

Sejak tahun 2019, di salah satu wilayah Kabupaten Kupang tengah dibangun sebuah proyek bendungan yang Bernama Bendungan Manikin.

Terletak di Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, NTT, Bendungan Manikin merupakan salah satu proyek strategis yang dibangun dan menjadi bagian dari komitmen jangka Panjang pemerintah dalam memperkuat ketahanan air, mendukung ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas pertanian, dan juga mereduksi banjir.

“Bendungan Manikin dirancang tidak hanya untuk mengendalikan banjir dan penyediaan air baku, tetapi juga meningkatkan produktivitas pertanian yang tujuannya mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto,” ungkap Menteri Dody yang dikutip dari laman resmi KEmenterian Pekerjaan Umum (PU).

Memiliki volume tampung normal sebesar 20,45 juta m2 dengan luas genangan normal 148,7 hektar, Bendungan Manikin ini nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan Daerah Irigasi (DI) seluas 570,86 hektar yang melayani D.I Tuahanat seluas 100 hektar, D.I Manikin 437 hektar, dan D.I Manumuti seluas 33,86 hektar.

Tidak sampai disitu, bendungan ini juga memiliki potensi ir baku sebesar 700 liter/detik yang terdiri dari :

– Kota Kupang 350 liter/detik

– Kabupaten Kupang 350 liter/detik.

Bendungan Manikin ini juga nantinya akan mereduksi banjir seluas 627 hektar di Kota Kupang (Kelurahan Lasiana) dan Kabupaten Kupang (Kecamatan Kupang Tengah), serta berpotensi sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,125 megawatt dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) apung sebesar 29,8 megawatt.

Memiliki nilai investasi sebesar Rp 2,059 triliun, per September 2025 progress konstruksi telah mencapai 66%.

Dengan progress pembangunan yang terus maju, Bendungan ini ditargetkan akan rampung pada tahun 2028 mendatang.

Bendungan Manikin ini juga dirancang untuk jadi tulang punggung pengembangan pertanian di Bumi Flobamora.

Sehingga diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pertanian (IP) dari 200% menjadi 300%.

 

Tag:

Bendungan Manikin, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, NTT,

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

Wajib Tahu! Daftar 10 Perusahaan Asuransi Jiwa Terpercaya Versi Laporan OJK

finnews.id – Memilih proteksi finansial melalui asuransi jiwa sering kali menjadi tantangan...

Lifestyle

Tubuh Bugar Tanpa Ke Gim: 10 Gerakan Workout di Rumah Paling Efektif Tanpa Alat

finnews.id – Memiliki tubuh bugar dan atletis kini bukan lagi monopoli mereka...

Larangan Suami Saat Istri Hamil Menurut Jawa: Awas! Jangan Lakukan Ini Kalau Nggak Mau Si Kecil Kenapa-Kenapa
Lifestyle

Larangan Suami Saat Istri Hamil Menurut Jawa: Awas! Jangan Lakukan Ini Kalau Nggak Mau Si Kecil Kenapa-Kenapa

finnews.id – Pernahkah Anda mendengar bisik-bisik dari orang tua atau tetangga saat...

Lifestyle

5 Rekomendasi Resort Pantai Dekat Jakarta untuk Staycation Akhir Pekan

finnews.id – Menikmati semilir angin laut dan hamparan pasir putih kini tidak...