finnews.id – Jumlah korban gempa Myanmar 7,7 skala Richter yang terjadi pekan lalu, terus bertambah.
Hingga Jumat 4 April 2025, jumlah korban dilaporkan bertambah menjadi 3,301 jiwa. Sementara 4.792 orang lainnya luka-luka berat dan ringan, dan 221 orang masih dinyatakan hilang.
Demikian dilaporkan oleh China Central Television (CCTV) pada Juma kemarin.
Gempa bumi 7,7 magnitudo mengguncang Myanmar pada Jumat 28 Maret dan getarannya dapat dirasakan hingga ke Bangladesh, India, Laos, China dan Thailand.
Gempa dangkal itu merusak jaringan pipa minyak bawah tanah dan memutus jaringan listrik, kata otoritas setempat, menambahkan tanker-tanker minyak untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar telah tiba di negara tersebut.
Sejumlah negara, termasuk Rusia dan Belarus, telah mengirim bantuan ke Myanmar, termasuk menerjunkan tim penyelamat.