Home News Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua Digelar Usai Lebaran
News

Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua Digelar Usai Lebaran

Bagikan
Retret kepala daerah gelombang kedua akan digelar setelah Lebaran 2025 untuk menyamakan visi program prioritas pemerintah pusat
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya. (Anisha Aprilia)
Bagikan

finnews.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengonfirmasi bahwa retret atau pembekalan kepala daerah terpilih gelombang kedua akan dilaksanakan setelah Lebaran 2025.

“Oh ya, ini segera. Begitu masuk setelah Lebaran, harus secepatnya dilakukan,” ujar Bima Arya kepada wartawan, Rabu, 2 April 2025.

Lokasi Retret Masih dalam Pertimbangan

Mantan Wali Kota Bogor ini mengungkapkan bahwa lokasi retret kemungkinan masih di Magelang, seperti pada gelombang pertama. Namun, ada opsi lokasi lain yang sedang dipertimbangkan.

“Lokasinya bisa di Magelang atau di tempat lain. Ada beberapa opsi lainnya, tapi pesertanya tidak sebanyak angkatan pertama,” jelasnya.

Penyamaan Visi dan Program Prioritas

Bima Arya menegaskan bahwa retret kepala daerah tetap perlu dilakukan untuk menyamakan persepsi terkait program prioritas pemerintah pusat. Oleh karena itu, konsep retret akan menyesuaikan dengan jumlah peserta agar tetap efektif dan tepat sasaran.

“Konsepnya akan menyesuaikan, tetapi yang terpenting adalah pembekalan ini dilakukan sesegera mungkin. Kepala daerah yang belum mendapatkan pembekalan perlu menyamakan frekuensi terkait program-program prioritas pemerintah,” tambahnya.

Retret ini menjadi langkah penting bagi kepala daerah terpilih agar dapat memahami kebijakan strategis serta memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. (Anisha Aprilia)

Bagikan
Artikel Terkait
Kondisi puncak Gunung Ciremai di Kuningan, Jawa Barat. ANTARA/Fathnur Rohman
News

Gunung Ciremai Buka Seluruh Jalur Pendakian Disertai Penerapan Ketat

finnews.id – Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) kembali membuka seluruh jalur...

Jadwal dan Besaran THR Pensiunan 2025
News

Polisi Dalami Kasus Uang Palsu yang Libatkan Wanita 41 Tahun Sebanyak Rp40 Juta

finnews.id – Polisi tengah menangani kasus peredaran uang palsu yang melibatkan seorang...

Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yoel. (James Lee—Xinhua/Getty Images)
News

Yoon Suk Yeol Resmi Dicopot sebagai Presiden Korea Selatan

finnews.id – Yoon Suk Yeol secara resmi dicopot dari jabatannya sebagai Presiden...

Donald Trump mempertimbangkan pengurangan tarif untuk China jika negara itu menyetujui kesepakatan terkait TikTok di AS
News

Dentang Alarm Dunia Usaha Usai AS Kenakan Tarif 32% untuk Indonesia

finnews.id – Kondisi dunia usaha Tanah Air sedang mengalami pukulan dahsyat usai...