Home News Rekomendasi Tempat Istirahat Mudik Jakarta-Jogja via Jalur Selatan: Pemandangannya Ciamik!
News

Rekomendasi Tempat Istirahat Mudik Jakarta-Jogja via Jalur Selatan: Pemandangannya Ciamik!

Bagikan
Tanjakan Gentong, Jalan Raya Lingkar Gentong, Kecamatan Kadipaten, Tasikmalaya, Jawa Barat, jadi alternatif melepas lelah pemudik yang melintasi Jalur Pantai Selatan, dari Jakarta menuju Yogyakarta, Purwokerto dan Cilacap.
Tanjakan Gentong, Jalan Raya Lingkar Gentong, Kecamatan Kadipaten, Tasikmalaya, Jawa Barat, jadi alternatif melepas lelah pemudik yang melintasi Jalur Pantai Selatan, dari Jakarta menuju Yogyakarta, Purwokerto dan Cilacap. (Dimas Candra)
Bagikan

finnews.id – Tim mudik Disway merekomendasikan tempat istirahat bagi pemudik yang melintasi jalur selatan dari Jakarta menuju Yogyakarta.

Tempat istirahat ini berada di Jalan Raya Lingkar Gentong, Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Di lokasi itu, terdapat 10 warung kopi yang juga menyediakan tempat istirahat dengan nuansa alam yang begitu menakjubkan.

Bagaimana tidak, di tempat istirahat Tim Disway mudik (Warkop Ibu Dedeh Hamidah), memiliki berbagai fasilitas.

Seperti tempat istirahat dengan konsep lesehan, toilet, tempat charging handphone dan berbagai kudapan khas Tasikmalaya.

Selain itu, pemudik juga dapat menikmati pemandangan alam dengan latar belakang pepohonan hijau dan bukit-bukit tinggi yang melintang.

Salah satu pengendara, Mardi mengatakan, di tempat ini memang sering menjadi rujukan para pemudik. Selain istirahat, biasanya mereka menyempatkan berswafoto.

“Emang sering sih kalau di sini buat istirahat. Cuma belum terjadi peningkatan,” ujarnya di lokasi, Kamis, 27 Maret 2025.

Berdasarkan pengamatan Disway di lokasi, jalur tersebut di dominasi oleh kendaraan roda empat, bus hingga truk pengangkut sayur.

Beberapa pengendara juga terlihat sedang beristirahat, sekadar menikmati secangkir kopi hingga merebahkan badan untuk memulihkan tenaganya.

Namun, belum terlihat kendaraan roda empat yang membawa gembolan di atas kap mobil. Semua masih berjalan normal.

Sedangkan pengendara roda dua, masih di dominasi oleh plat motor lokal. Seperti Z (Tasikmalaya) dan D (Bandung). Mereka juga banyak yang berhenti untuk melepas penat dikala jenuh berkendara.

Bagi pengendara yang ingin melintasi jalur tersebut, diharapkan tetap fokus dan waspada. Sebab, banyak tikungan tajam dan tanjakan yang curam.

Diimbau bagi pengendara untuk mengecek kembali kendaraannya, sebelum melintasi jalur tersebut. Misalnya seperti rem, lampu hingga kondisi ban.

Sebagai informasi, Tim Disway mudik melakukan pemantauan arus perjalanan mudik dari Jakarta-Jogja, Jogja-Bandung, Bandung-Cirebon, Cirebon-Merak bersama mobil Cherry Tiggo 8 Comfort.

Bagikan
Artikel Terkait
Awan panas meluncur sejauh 4 km dari puncak Semeru.
News

Luncuran Awan Panas Sejauh 4 Km Iringi Erupsi Gunung Semeru

finnews.id – Aawan panas dengan jarak luncur sejauh 4 kilometer dari puncak...

Gelondongan kayu banjir bandang di Sumatra dimanfaatkan untuk pembangunan huntara.
News

Kemenhut Manfaatkan Gelondongan Kayu Terbawa Banjir Bandang untuk Pembangunan Huntara di Aceh

finnews.id – Sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan dan masyarakat terdampak banjir,...

Longsor tutupi jalur menuju kawasan wisata Bromo. Foto: BPBD Kabupaten Malang
News

Longsor Tutup Jalur Menuju Kawasan Wisata Bromo, BPBD Malang Turun Tangan

finnews.id – Tanah longsor terjadi di jalur wisata Gunung Bromo, Jawa Timur,...

News

Sepanjang 2025, 16 Orang Korban Gigitan Rabies di Bali Meninggal Dunia

finnews.id – Sepanjang 2025 tercatat ada 16 orang korban gigitan hewan penular...