Irjen Pol Cahyono tidak sampai 1,5 tahun menjabat di situ: Februari lalu ia pensiun. Selama ia menjabat tidak ada tanda-tanda Febrie diusut. Penggantinya, Irjen Pol Totok Suharyanto langsung tancap gas. Pengaduan Loblobly pun ditangani. Lalu bikin heboh luar biasa di tangan Irjen Pol Totok.

Saya menghubungi Loblobly kemarin dulu. Ia tinggal di Jakarta. Ternyata KOSMAK yang dipimpin Loblobly juga sudah pernah kirim laporan serupa ke KPK. Sudah tiga kali. Pun Boyamin Saiman dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI).

KOSMAK sendiri terdiri dari empat LSM: Koalisi Sipil Selamatkan Tambang, Indonesia Police Watch, Tim Demokrasi Perjuangan Indonesia, dan Peradi Pergerakan.

“Nama Anda Ronald Lobloby atau Ronald Loblobly?”

Saya memang penasaran dengan nama yang tidak biasa itu. Di HP saya tercatat Loblobly. Di surat ke Mabes Polri tertulis Lobloby. “Itu typo. Yang benar Ronald Loblobly,” katanya.

“Itu diambil dari istilah dalam Alkitab?”

“Bukan. Itu nama marga,” katanya. Marga di pulau Tanimbar.

Ayahnya kelahiran Tanimbar, sebuah pulau di Maluku Tenggara tapi sudah lebih dekat ke Dili. Loblobly adalah marga para raja di Tanimbar masa lalu.

“Arti Loblobly adalah bendera yang berkibar tinggi di puncak tiang bendera,” katanya.

Ia sendiri lahir di Jakarta. Ibunya orang dari pulau Sabu nun di NTT –antara Sumba dan Timor, sudah lebih dekat ke Australia dari pada ke Jakarta.

“Pernah ke Tanimbar?”

“Belum pernah”.

“Haha… Tidak apa-apa. Perusuh Disway juga belum ada yang ke sana. Saya yang pernah Tanimbar”.

“Pernah ke kampung ibunda di Sabu?”

“Pernah. Waktu masih kecil. Sudah lupa. Jauh sekali”.

Loblobly punya darah aktivis. Ayahnya tergolong aktivis Angkatan 66 dari unsur Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI). Saat itu sang ayah kuliah di Institut Theologi –kemudian menjadi pendeta.

Selama kuliah di Perbanas Jakarta, Loblobly juga jadi aktivis tapi yang intra kampus. Lalu bekerja di perusahaan kontraktor sebelum akhirnya jadi aktivis antikorupsi.

“Saya akan kawal terus penanganan kasus ini,” ujar Loblobly. “Saya kan juga sudah mendengar Febrie akan melakukan perlawanan,” tambahnya.