Saya minta John memotret saya dengan latar belakang air terjun yang dahsyat itu. Lalu ganti saya menawarkan jasa untuk memotretnya. Ia menolak. Ia pilih banyak memotret objeknya.
Di Niagara-lah saya mendapat penjelasan bahwa orang Amerika kurang suka berfoto diri. Saya pun melihat sekeliling. Benar. Yang banyak berfoto adalah orang dari Asia.
Kami masih bisa mampir satu lokasi lagi dalam perjalanan dari Niagara ke Boston: ke Cornell University di Ithaca. Ada guru besar ekonomi asal Surabaya mengajar di Cornell. Anda sudah tahu namanya: Iwan Jaya Azis –putra pertama pemilik harian Surabaya Post. Sampai sekarang Mas Iwan masih di Cornell.
Kali ini dari atas jembatan Niagara saya hanya bisa kirim WA kepadanya: tidak bisa mampir.
Sebenarnya menyeberang ke Kanada bisa pakai mobil. Jembatan mobilnya sama dengan yang untuk jalan kaki. Mobil di bagian tengahnya.
Tapi mobil yang saya sewa sejak dari New York ini tidak boleh menyeberang ke Kanada. Mungkin karena jenis mobilnya. Mungkin karena itu mobil sewaan. Anda bisa bantu saya bertanya ke ChatGPT mengapa begitu.
Maka setelah bermalam satu malam di Buffalo saya harus mengembalikan dulu mobil sewaan itu. Bisa dikembalikan di kantor cabangnya yang terdekat dengan kota Buffalo: di bandara international Niagara.
Tempat sewaan mobil memang selalu dekat bandara: orang turun dari pesawat langsung sewa mobil. Mau naik pesawat kembalikan mobil.
—
Masalahnya saya tidak akan naik pesawat. Saya akan menyeberang ke Kanada jalan kaki. Bandara itu jauh dari penyeberangan: 25 km. Apa boleh buat. Kembalikan mobil dulu. Ups…Sudah terlalu sore. Kantornya sudah tutup.
Di Amerika yang seperti itu tidak masalah. Taruh saja mobil di tempat parkirnya meski tidak ada petugas di situ. Lemparkan kunci mobil ke lubang kotak pengembalian kunci –melemparkannya pelan-pelan karena lubangnya kecil sekali.
Lalu kami naik Uber ke jembatan penyeberangan: hanya USD49 –dengan kurs rupiah sekarang itu ”HANYA” hampir satu juta rupiah.
Tiba kembali di dekat jembatan, saya pikir kami harus melewati imigrasi Amerika dulu: menandakan kami keluar dari Amerika. Paspor diperiksa. Distempel.