Presiden berharap proses restrukturisasi BUMN dapat dirampungkan sesuai target sehingga dalam dua tahun mendatang perusahaan-perusahaan negara mampu beroperasi secara lebih efisien, transparan, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga merespons usulan kalangan akademisi agar setiap BUMN menyisihkan sebagian laba perusahaan untuk mendukung kegiatan riset dan inovasi.

Ia menyambut baik gagasan tersebut, namun mengingatkan bahwa kebijakan itu baru dapat berjalan optimal apabila perusahaan-perusahaan negara mampu mencatatkan keuntungan.

“Ini bagus usulnya. Masalahnya, BUMN-BUMN ini ada labanya enggak? Sekarang mulai ada. Terima kasih, Danantara terima kasih. Satu tahun ini sudah mulai ada laba,” ujarnya.