Bawang putih mengandung aroma sulfur yang tidak disukai serangga gudang termasuk kutu beras.
Langkah Penggunaan
- Kupas beberapa siung bawang putih
- Letakkan di dalam wadah beras
- Ganti jika bawang mulai mengering atau rusak
- Cara ini cukup populer karena bahan mudah ditemukan di dapur.
6. Menggunakan Kayu Manis
Kayu manis tidak hanya digunakan sebagai rempah masakan, tetapi juga dapat membantu mengusir kutu beras.
Cara Pemakaian
- Letakkan satu batang kayu manis dalam tempat penyimpanan
- Simpan di bagian tengah atau sudut wadah
- Aroma kuat dari kayu manis membantu membuat kutu tidak nyaman berada di dalam beras.
7. Memanfaatkan Daun Jeruk Purut
Daun jeruk purut memiliki aroma sitrus yang cukup efektif sebagai pengusir alami serangga.
Cara Penggunaan
- Remas sedikit daun jeruk agar aromanya keluar
- Letakkan beberapa lembar di dalam wadah beras
- Selain mengusir kutu, aroma daun jeruk juga membuat penyimpanan beras terasa lebih segar.
8. Menutup Wadah dengan Kain Basah
Kutu beras menyukai kondisi kering sehingga kain lembap bisa membantu menarik mereka keluar.
Cara Melakukannya
- Basahi kain lalu peras hingga tidak menetes
- Tutup bagian atas wadah beras selama beberapa jam
- Angkat kain dan bersihkan kutu yang menempel
- Cara ini cukup sederhana dan bisa dilakukan tanpa bahan tambahan.
9. Menggunakan Cengkeh
Cengkeh memiliki aroma rempah yang sangat tajam sehingga kutu beras tidak betah berada di dekatnya.
Langkah Penggunaan
- Masukkan beberapa butir cengkeh ke wadah beras
- Sebarkan di beberapa bagian agar aroma merata
- Selain efektif mengusir kutu, cengkeh juga membantu menjaga aroma beras tetap segar.
Kutu beras biasanya muncul karena telur kutu sudah ada sejak proses penyimpanan di gudang atau saat distribusi. Selain itu, tempat penyimpanan yang lembap dan jarang dibersihkan juga membuat kutu cepat berkembang biak. Beras yang disimpan terlalu lama tanpa wadah rapat lebih mudah terserang kutu.
Beras yang terdapat sedikit kutu umumnya masih aman dikonsumsi setelah dibersihkan dan dicuci berkali-kali. Namun, jika jumlah kutunya sangat banyak, berbau apek, berubah warna, atau muncul jamur, sebaiknya jangan digunakan karena kualitasnya sudah menurun.