Home Internasional Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 24 Orang dalam Sehari!
Internasional

Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 24 Orang dalam Sehari!

Bagikan
Israel terus melancarkan serangan ke wilayah Lebanon yang menimbulkan korban jiwa.
Bagikan

finnews.id – Serangan paling mematikan terjadi di kota Zrariyeh. Sebuah bangunan tempat tinggal menjadi target utama, menewaskan 10 orang, termasuk wanita dan anak-anak, menurut kantor berita negara Lebanon.

Di lokasi lain, tujuh orang tewas dalam serangan terpisah di Abbassiyeh. Sementara itu, tiga orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka di Jibsheet.

Serangan juga menyasar Borj Qallawiyeh. Empat paramedis tewas dalam insiden tersebut, yang turut menghancurkan rumah, toko, masjid, serta pusat pertahanan sipil.

Selain itu, puluhan kota dan desa ikut terdampak. Wilayah seperti Bint Jbeil, Khiam, Tyre Debba, Bazouriyeh, Kafra, Harouf, Tebnine, dan Touline mengalami serangan dalam periode yang sama.

Serangan Meluas hingga Beirut, Targetkan Area Shiyyah

Di ibu kota Beirut, pesawat tempur Israel kembali menyerang daerah Shiyyah di pinggiran selatan. Serangan ini terjadi untuk kedua kalinya hanya dalam hitungan jam.

Serangan militer Israel ini berlanjut sejak Rabu. Pertahanan Sipil Lebanon mencatat lebih dari 303 orang tewas dan 1.150 lainnya terluka akibat eskalasi tersebut.

Situasi ini terjadi meskipun sebelumnya diumumkan gencatan senjata selama dua minggu pada Selasa. Kesepakatan tersebut diinisiasi oleh Amerika Serikat dan Iran, dengan mediasi Pakistan, sebagai bagian dari upaya menghentikan konflik yang dimulai pada 28 Februari.

Konflik tersebut melibatkan Washington dan Tel Aviv terhadap Teheran, yang telah menyebabkan ribuan korban jiwa dan luka-luka. Meski Islamabad dan Teheran menyatakan bahwa gencatan senjata mencakup Lebanon, Washington dan Tel Aviv membantah hal tersebut.

Pernyataan Militer Israel: “Masih dalam Keadaan Perang”

Sementara itu, pernyataan terbaru dari militer Israel menegaskan bahwa operasi di Lebanon masih berlangsung. Kepala Staf Umum Letnan Jenderal Eyal Zamir menyampaikan bahwa pasukan Israel tetap berada dalam kondisi tempur.

“Tentara terus beroperasi di sini di Lebanon,” kata Kepala Staf Umum Letnan Jenderal Eyal Zamir saat mengunjungi daerah dekat Bint Jbeil di Lebanon selatan, tempat ia berbicara dengan para komandan, menurut pernyataan tersebut.

Ia menegaskan bahwa situasi saat ini belum memasuki fase damai. Tentara Israel, menurutnya, masih menjalankan operasi militer aktif di wilayah tersebut.

Ia menambahkan bahwa tentara “berada dalam keadaan perang” dan “tidak dalam gencatan senjata di front utara.”

Selain itu, ia juga menyinggung kondisi di Iran. Menurutnya, meskipun ada gencatan senjata, operasi militer dapat kembali dilakukan sewaktu-waktu dengan intensitas tinggi.

“Di Iran, kami berada dalam gencatan senjata, tetapi kami dapat kembali beroperasi di sana kapan saja, dan dengan intensitas tinggi,” tambahnya.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Trump Desak Iran Setop Pungutan Tol di Selat Hormuz, Ketegangan Memanas Jelang Negosiasi!

finnews.id – Ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah Donald Trump memperingatkan Iran agar...

Internasional

Iran Peringati 40 Hari Wafatnya Ayatollah Khamenei, Jutaan Warga Turun ke Jalan!

finnews.id – Jutaan warga di Iran turun ke jalan pada Kamis, 9...

Internasional

Gegara Israel Serang Lebanon yang Tewaskan 112 Orang, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

finnews.id – Serangan militer besar-besaran yang dilancarkan Israel ke wilayah Lebanon menewaskan...

Internasional

Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah 40 Hari Ditutup, Jemaah Langsung Berdatangan

finnews.id – Masjid Al-Aqsa akhirnya kembali dibuka untuk jamaah Muslim pada Kamis,...