finnews.id – Panggung Etihad Stadium kembali memanas akhir pekan ini! Hanya berselang dua minggu setelah mengangkat trofi EFL Cup, Manchester City siap meladeni tantangan Liverpool dalam babak perempat final FA Cup pada Sabtu siang. Pertarungan ini bukan sekadar laga biasa, melainkan duel penuh gengsi antara dua raksasa yang sudah saling sikut sepanjang musim 2025/2026.
The Citizens menatap laga ini dengan kepercayaan diri selangit. Masih segar dalam ingatan bagaimana pasukan Pep Guardiola menumbangkan Arsenal 2-0 di Wembley berkat dua gol sundulan bintang muda Nico O’Reilly. Kemenangan tersebut sekaligus mengukuhkan koleksi 40 gelar mayor bagi sang manajer asal Catalan, sebuah angka fantastis jika ia benar-benar memutuskan hengkang dari Etihad musim panas nanti.
Dominasi Kandang Manchester City yang Mengerikan
Bicara soal FA Cup, Manchester City punya statistik yang bikin lawan gemetar. Mereka berambisi menembus babak semifinal untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut—sebuah rekor yang sulit tertandingi. Tidak hanya itu, City sedang memegang rekor 17 kemenangan beruntun di kandang sendiri khusus dalam ajang ini. Jika berhasil menekuk Liverpool, mereka akan melampaui rekor abadi milik Clapham Rovers yang bertahan sejak tahun 1881!
Kekuatan lini serang City tetap bertumpu pada monster gol, Erling Haaland. Pemain asal Norwegia ini tercatat sudah mengemas sembilan gol dalam 11 penampilan di FA Cup. Menariknya, Haaland selalu menjadi momok bagi lini belakang The Reds setelah berkontribusi dalam tiga gol pada dua pertemuan terakhir mereka. Dukungan dari Bernardo Silva dan Rodri di lini tengah diprediksi akan membuat aliran bola City sulit terbendung.
Drama Mohamed Salah dan Beban Berat Arne Slot
Di kubu seberang, persiapan Liverpool sedikit terganggu oleh kabar mengejutkan dari sang “Egyptian King”. Mohamed Salah secara resmi mengumumkan akan meninggalkan Anfield pada akhir musim setelah sembilan tahun masa baktinya yang legendaris. Kabar ini muncul di tengah rumor keretakan hubungan antara Salah dan pelatih kepala Arne Slot.
Legenda Liverpool, Steven Gerrard, bahkan sempat mewanti-wanti agar Salah tidak pergi “di bawah awan mendung” atau dengan kesan negatif. Namun, secara profesional, Salah dikabarkan sudah bilang ke Slot bahwa dia merasa fit dan siap tempur untuk laga krusial ini. Jika turun, Salah punya misi pribadi untuk menjadi pemain Liverpool pertama sejak Emile Heskey (2001) yang mencetak gol dalam empat laga FA Cup secara berturut-turut.
Arne Slot sendiri memikul beban berat. Liverpool sudah dua kali kalah dari City di Premier League musim ini, termasuk kekalahan telak 3-0 di Etihad November lalu. Slot butuh kemenangan di FA Cup untuk membuktikan bahwa masa depannya di Merseyside masih cerah, terutama sebelum mereka melakoni laga perempat final Champions League melawan PSG pekan depan.
Update Skuad: Badai Cedera Menghantui Kedua Tim
Kabar buruk datang dari lini belakang City. Josko Gvardiol dipastikan absen karena patah tulang tibia, sementara John Stones dan Ruben Dias masih dalam pantauan medis. James Trafford kemungkinan besar akan dipercaya menjaga gawang menggantikan Gianluigi Donnarumma. Di sisi lain, Nico O’Reilly yang jadi pahlawan di EFL Cup mungkin akan digeser ke posisi aslinya di lini tengah jika Rayan Ait-Nouri fit untuk mengisi pos bek kiri.
Liverpool juga tidak dalam kondisi ideal. Alisson Becker, Wataru Endo, dan Jeremie Frimpong masih diragukan tampil. Dominik Szoboszlai bahkan mungkin harus ditarik mundur menjadi bek kanan darurat jika krisis pertahanan tak kunjung usai. Namun, kembalinya Alexander Isak ke sesi latihan setelah absen tiga bulan menjadi angin segar, meski kemungkinan besar Hugo Ekitike yang akan tetap memimpin lini depan.
“Bergerak lebih awal adalah kunci agar api tidak sempat membesar dan meluas. Kita mengedepankan pencegahan sebelum kebakaran terjadi,” ujar Pep Guardiola memberikan analogi tentang pentingnya mencetak gol cepat untuk meredam agresivitas serangan balik Liverpool.
Analisis Skor: Siapa yang Melaju ke Wembley?
Sejarah pertemuan kedua tim selalu menjanjikan hujan gol. Dalam 19 pertemuan terakhir, 18 di antaranya menghasilkan minimal dua gol. Manchester City memang lebih diunggulkan berkat performa kandang yang sangat konsisten, namun Liverpool punya rekor unik: mereka selalu menang dalam empat pertemuan tandang terakhir melawan City khusus di ajang FA Cup (1988, 2001, 2003, dan 2022).
Melihat momentum pasca juara EFL Cup dan kembalinya ketajaman Haaland, Manchester City diprediksi akan menang tipis dengan skor 3-1. Kecepatan transisi City dan dukungan penuh publik Etihad akan menjadi pembeda utama dalam laga yang penuh gengsi ini. (*)