Gerakan ini dikenal luas melalui aksi-aksi demonstrasi besar, termasuk penolakan terhadap kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dalam aksinya saat itu, Konami bersama elemen mahasiswa lainnya kerap turun ke jalan menggelar demonstrasi di berbagai daerah. Selain itu, Konami juga pernah menggelar aksi jahit mulut dan mogok makan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai membebani rakyat.
Dalam perjalanannya, Konami mengusung semangat gerakan mahasiswa 1998 dalam mengawal agenda reformasi dan mendorong perubahan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.