finnews.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Gerbang Tol (GT) Andara, Jakarta Selatan, pada Selasa (24 Maret). Insiden tersebut melibatkan dua kendaraan dan sempat viral di media sosial.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di KM 02+600 ruas tol Depok–Antasari. Polda Metro Jaya pun membeberkan kronologi lengkap kejadian tersebut berdasarkan hasil penanganan di lokasi.
Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra Brata Manggala menjelaskan, kecelakaan bermula saat sebuah Toyota Fortuner melaju dengan kecepatan tinggi.
“Berdasarkan hasil penanganan kejadian yang berlokasi di KM 02+600 ruas tol Depok-Antasari, pengemudi Toyota Fortuner yang dikemudikan oleh RTD (28), melaju di lajur dua dengan kecepatan kurang lebih 100 km/jam,” katanya.
Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi Fortuner berpindah ke bahu jalan untuk menyalip kendaraan di depannya. Namun, ketika hendak kembali ke lajur satu, di depannya terdapat Toyota Agya yang dikemudikan SM (39).
“Selanjutnya Toyota Fortuner menabrak Toyota Agya yang diketahui ingin keluar GT Andara 1, sehingga mengakibatkan kendaraan Fortuner terguling ke lajur dua dengan posisi melintang,” kata Reiki.
Benturan tersebut mengakibatkan kerusakan cukup parah pada kedua kendaraan. Toyota Fortuner dengan nomor polisi B 1345 LES mengalami kerusakan di hampir seluruh bagian, mulai dari bodi, kaca depan yang hancur, hingga bagian samping dan belakang.
Sementara itu, Toyota Agya bernomor polisi B 2370 TFU juga mengalami kerusakan di bagian depan, belakang, serta sisi kanan kendaraan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan dua orang mengalami luka-luka.
“Kemudian untuk korban jiwa nihil, namun korban luka dua orang,” kata Reiky.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga kecelakaan dipicu oleh pengemudi Fortuner yang menggunakan bahu jalan dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali.
Ia menambahkan, pihak kepolisian telah memeriksa para saksi serta pengemudi yang terlibat. Kedua kendaraan juga telah dievakuasi dan diamankan di Kantor Induk PJR Jaya 6 Ditlantas Polda Metro Jaya.