finnews.id – Rekayasa lalu lintas skala nasional untuk arus mudik mulai diberlakukan. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan sistem satu arah atau one way akan diterapkan mulai Rabu siang di ruas tol utama.
Kepala Korlantas, Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa kebijakan ini akan dimulai dari KM 70 Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung dan akan dilepas secara resmi pada pukul 12.00 WIB.
“Yang jelas besok, mungkin langsung dipimpin oleh Pak Menteri Perhubungan (Menhub) juga, akan dilakukan flag off one way nasional arus mudik yang dilaksanakan pukul 12.00 WIB,” kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol. Agus Suryonugroho di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat, Selasa (17/3) malam.
Sebelumnya, pada Selasa (17/3), Korlantas telah lebih dulu menerapkan one way secara bertahap di sebagian ruas, yakni dari KM 70 hingga KM 263 sejak pukul 15.00 WIB.
Langkah tersebut diambil berdasarkan koordinasi lintas instansi, termasuk arahan pimpinan dan hasil evaluasi kondisi lalu lintas di lapangan.
“Mendasari dari arahan Bapak Kapolri, arahan Pak Menhub, dan diskusi dengan Dirut Jasa Marga bahwa pada pukul 12.00 ada bangkitan arus. Oleh sebab itu, kami segera melapor kepada Bapak Kapolri untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan SKB (surat keputusan bersama),” katanya.
Selain penerapan one way, Korlantas juga mengatur arus kendaraan dengan sistem contraflow di ruas KM 55 hingga KM 70, guna mengurai kepadatan menuju Tol Trans Jawa.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa kondisi di lapangan akan terus dipantau secara intensif. Evaluasi akan dilakukan secara berkala untuk menentukan apakah skema yang berjalan perlu diperpanjang atau dihentikan.
“Apakah malam ini nanti ada puncak arus? Nanti kami akan koordinasi dengan Dirut Jasa Marga. Manakala ada bangkitan arus lagi, kemungkinan nanti akan bisa kita perpanjang untuk one way-nya itu. Tetapi kalau sudah landai, nanti akan tetap kita evaluasi,” ucapnya. *