finnews.id – Periode Ramadan hingga Idul Fitri menjadi fase krusial bagi dunia usaha seiring meningkatnya daya beli masyarakat di berbagai sektor. Situasi ini membuka ruang besar bagi pelaku usaha untuk menghadirkan produk halal yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga dapat dipercaya konsumen.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Ahmad Haikal Hasan, mengungkapkan bahwa selama Ramadan sampai Idul Fitri terjadi lonjakan permintaan terhadap berbagai jenis produk, mulai dari makanan dan minuman, obat-obatan, kosmetik, hingga fesyen.
“Ramadan dan Idul Fitri selalu menjadi momen meningkatnya konsumsi masyarakat, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan khusus. Karena itu, produk halal semakin diminati dan semakin dicari seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kehalalan produk,” ujar Babe Haikal, sapaan akrab Ahmad Haikal Hasan, di Jakarta, Selasa (17/3/2026).
Ia menilai, kondisi tersebut seharusnya dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha untuk menghadirkan produk halal yang unggul dan mampu bersaing di pasar.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya sertifikasi halal sebagai bentuk tanggung jawab terhadap perlindungan konsumen sekaligus upaya meningkatkan kepercayaan publik.
“Momentum ini menjadi peluang besar bagi para pengusaha untuk menghadirkan produk halal berkualitas. Karena itu pastikan produk yang dihasilkan telah bersertifikat halal sehingga dapat menjadi pilihan utama bagi masyarakat,” lanjutnya.
Menurut Babe Haikal, keberadaan label halal tidak hanya memberikan rasa aman bagi konsumen, tetapi juga berperan dalam membangun kepercayaan serta loyalitas terhadap produk tertentu.
“Label halal memberikan rasa aman, nyaman, dan tenang bagi masyarakat. Di sisi lain, hal ini juga meningkatkan kepercayaan konsumen dan loyalitas terhadap produk,” jelasnya.
Lebih jauh, ia mengajak seluruh pelaku usaha untuk memperkuat rantai nilai industri halal secara menyeluruh, dari tahap produksi hingga distribusi, demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.