Home Internasional Mojtaba Khamenei di Moscow, Istana Putin Menyambut
Internasional

Mojtaba Khamenei di Moscow, Istana Putin Menyambut

Khamenei di rusia

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Pemimpin tertinggi Iran yang baru Mojtaba Khamenei dilaporkan telah terbang ke Moskow untuk menjalani operasi kaki yang “secara pribadi ditawarkan oleh Putin” setelah ia terluka dalam serangan udara gabungan Israel dan Amerika Serikat (AS).

Mojtaba Khamenei dikabarkan terluka dalam serangan awal AS-Israel saat menargetkan Teheran pada 28 Februari. Hal ini terjadi setelah Donald Trump mengatakan pemimpin baru itu mungkin telah meninggal, karena belum terlihat sejak pengangkatannya.

“Saya tidak tahu apakah dia masih hidup. Sejauh ini, belum ada yang bisa menunjukkannya,” kata Trump kepada media NBC.

“Saya mendengar dia sudah tidak hidup lagi, dan jika dia masih hidup, dia harus melakukan sesuatu yang sangat cerdas untuk negaranya, dan itu adalah menyerah.”

Khamenei dilaporkan telah diterbangkan keluar dari Iran dan menjalani operasi yang “berhasil” di salah satu istana kepresidenan Putin, menurut surat kabar Kuwait Al-Jarida.

Karena parahnya luka-lukanya, Mojtaba Khamenei dilaporkan dirawat di rumah sakit spesialis yang difasilitasi Presiden Rusia Vladimir Putin, yang konon mengusulkan perawatan tersebut dalam sebuah panggilan telepon pada hari Kamis pekan lalu. Mojtaba diyakini telah dipindahkan ke Rusia pada malam yang sama.

Al-Jarida, mengutip sumber Iran berpangkat tinggi pada 15 Maret 2026, melaporkan, “Mojtaba diam-diam dipindahkan ke Moskow untuk menjalani operasi karena alasan kesehatan dan keselamatan” dan menambahkan, “Ia telah berhasil menyelesaikan operasi dan saat ini sedang pulih di rumah sakit di dalam kompleks kepresidenan di Moskow.”

Media melaporkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin menelepon Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada 12 Maret untuk secara langsung mengusulkan perawatan ini, dan malam itu, Mojtaba dipindahkan dengan pesawat militer Rusia didampingi oleh staf medis.

Terakhir diketahui bahwa otoritas intelijen Iran memilih untuk memindahkannya ke Rusia, karena percaya bahwa fasilitas medis domestik dapat menjadi sasaran karena Israel terus melakukan serangan udara yang ditujukan kepada pemimpin tertinggi.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Prediksi Profesor Jiang Soal Perang AS-Iran

finnews.id – Nama “Profesor Jiang (Jiang Xueqin)” viral setelah dua dari tiga...

Internasional

Timur Tengah: Ikrar Dendam Iran dan Klaim Ngawur Donald Trump

finnews.id – Pemimpin Tertinggi baru Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengungkap bahwa ayahnya;...

Internasional

Netanyahu Tewas? Muncul dengan Keanehan

finnews.id – Belakangan ini, beredar kabar bahwa PM Israel, Benjamin Netanyahu tewas...

Internasional

AS Kirim Tambahan Personel Marinir dan Kapal Perang ke Timur Tengah

finnews.id – Amerika Serikat (AS) mengirimkan lebih banyak Marinir dan kapal ke...